cars

  • This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Showing posts with label travel. Show all posts
Showing posts with label travel. Show all posts

GO-PAY Kini Bisa Di Pakai Saat Masuk Museum Tsunami Aceh


Kabarnasional.net, Banda Aceh- Guna mempermudah masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Museum Tsunami Aceh di Kota Banda Aceh, GO-PAY memperkenalkan metode pembayaran non-tunai lewat scan QR untuk pembayaran tiket masuk ke museum tersebut.

 Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pengaplikasian metode pembayaran elektronik ini dilakukan bertepatan dengan peringatan 14 tahun bencana tsunami yang dilaksanakan di Museum Tsunami, Banda Aceh. Rabu (26/12/2018).

Plt. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Aceh Drs. Amiruddin, M. SI menandatangani MoU mewakili Pemprov Aceh.

Teuku Parvinanda, Head of Regional Corporate Communications for Sumatera memaparkan,"Pemanfaatan pembayaran elektronik GO-PAY tidak hanya mempermudah konsumen tetapi juga lebih transparan.

"Dengan pembayaran elektronik, semua transaksi akan tercatat sehingga lebih transparan. Tidak hanya itu, pembayaran non tunai terutama yang terkait aktivitas sehari-hari merupakan langkah pertama untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan jasa keuangan,"jelasnya.

Kolaborasi strategis antara GO-PAY dan Pemprov Aceh, kata Teuku, bisa mengakselerasi pertumbuhan Aceh. "Jika masyarakat terbiasa memanfaatkan pembayaran non tunai yang transparan dan mudah, maka Pemprov Aceh dapat dengan mudah memperkenalkan inovasi digital lain yang dapat meningkatkan pelayanan publik. Pembayaran elektronik di Museum Tsunami Aceh ini merupakan pilot project kami di bumi serambi Mekah.” kata Teuku.

Dia menambahkan, GO-PAY telah melakukan beberapa kerjasama dengan berbagai lembaga pemerintah, termasuk Pemko Semarang dan Polres di beberapa kota untuk meningkatkan kualitas layanan publik. Saat ini, GO-PAY sudah dapat diterima di lebih dari 200.000 rekan usaha di berbagai kota di Indonesia.

Dalam sambutannya, Drs. Amiruddin, M. SI menyatakan bahwa pemerintah Aceh optimis dengan penggunaan sistem pembayaran non tunai sebagai salah satu sistem pembayaran. “Di tahun 2019, pemerintah Aceh tidak lagi menggunakan uang tunai dan sudah beralih ke metode pembayaran non tunai seperti misalnya untuk penggajian pegawai dan pembayaran vendor.

Lebih lanjut, "para pengunjung museum yang ingin membayar tiket masuk menggunakan GO-PAY cuma butuh beberapa langkah mudah. Cukup dengan scan kode QR yang tersedia di loket menggunakan aplikasi GO-JEK. GO-PAY juga memberikan promosi berupa cashback sebesar 20% bagi para pengunjung yang membayar menggunakan GO-PAY.


GO-JEK Sponsori Peringatan 14 Tahun Tsunami Aceh

Selain memperkenalkan GO-PAY sebagai metode pembayaran elektronik di Museum Tsunami Aceh, GO-JEK, penyedia layanan on-demand terdepan di Indonesia juga mendukung peringatan 14 Tahun Tsunami Aceh yang mengusung tema “Bangun Bersama, Siaga Utama”, di kawasan Masjid Tgk Chik Mahraja Gurah, Kec. Peukan Bada, Banda Aceh.Acara ini dihadiri langsung oleh Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah dan jajaran Muspida Aceh. Selain itu Ustad Abdul Somad turut hadir memberikan ceramah sebagai bagian dari refleksi bangsa terhadap bencana tsunami yang terjadi 14 tahun lalu.

“Sebagai perusahaan teknologi asal Indonesia, kami ingin terus menjaga tali silaturahmi dengan masyarakat dan juga pemangku kepentingan lainnya di Aceh. Kami berharap dengan dukungan GO-JEK di tali silaturahmi antara kami, mitra kami dan masyarakat Aceh bisa diperkuat,” ujar Damar Juniarto – Vice President Regional Affairs GO-JEK.

Melalui rangkaian peringatan tsunami ini, GO-JEK juga ingin mengapresiasi dukungan yang telah diberikan oleh pemerintah dan masyarakat. “Kegiatan ini juga merupakan bentuk apresiasi GO-JEK terhadap dukungan yang terus diberikan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh, dan masyarakat kepada perusahaan teknologi seperti GO-JEK sehingga dapat terus memberikan dampak positif kepada masyarakat,”kata Damar.

Di Banda Aceh dan Sabang, GO-JEK tidak hanya menggandeng sektor informal untuk bisa mengakses pendapatan tambahan, tetapi juga UMKM memperluas pasarnya. “Di berbagai wilayah di Indonesia, kami selalu berusaha membantu para UMKM untuk memanfaatkan teknologi guna meningkatkan bisnisnya,” tutup Damar.

Para pengunjung Museum Tsunami Aceh juga dapat menikmati kemudahan mengisi (top up) saldo Go-Pay di booth Go-Pay yang terletak di dekat loket museum selama sebulan ke depan. Disediakan merchandise menarik untuk setiap transaksi top up Go-Pay dengan jumlah tertentu.
Share:

Mahasiswa Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian Unsyiah Field Trip Penyuluhan Ke BPTP Aceh



Kabarnasional.net, Banda Aceh- Mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Banda Aceh mengunjungi Balai Pengkajian Teknologi Pertanian BPTP Aceh, dalam rangka Field Trip lapangan, Rabu, (19/12/2018).

Kepala BPTP Aceh, Ir. M. Ferizal, M.Sc dalam sambutanya menjelaskan bahwa, "keberadaan BPTP Aceh merupakan Badan yang dibentuk oleh pemerintah Pusat untuk pengembangan sektor pertanian Indonesia kearah yang lebih maju. Keberadaan BPTP Aceh sangat berkontribusi dalam membangun sektor-sektor pertanian Aceh, melalui kerja sama lintas lembaga dalam menyamakan persepsi setiap konsep pembangunan dengan tujuan membangun perekonomian Masyarakat petani dari Hulu ke Hilir.


Dalam hal tersebut, Kepala BPTP Aceh juga memberi penjelasan kepada Mahasiswa secara detail tugas dan fungsi BPTP Aceh selaku unit kerja vertikal yang berada di Daerah. Tugas utama BPTP adalah melaksanakan pengkajian dan diseminasi hasil riset yang telah dilakukan oleh berbagai Balai Penelitian di Bawah Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) dengan tujuan untuk menghasil teknologi spesifik lokasi,"jelasnya.

Kepala BPTP Aceh berharap, "pertemuan dengan pihak Akademik sebagai interaksi awal untuk menjalin kerjasama dengan Program Studi Agribisnis di masa akan datang termasuk dalam pelaksanaan praktek lapangan.

Sementara Mujiburahmad, mewakili ketua Prodi Agribisnis kepada awak media Kabarnasional.net Menyebutkan bahwa,"tujuan utama kunjungan ini adalah untuk mendalami secara langsung bentuk penyuluhan pertanian yang dilakukan oleh penyuluh maupun peneliti di BPTP Aceh.

"kunjungan ini adalah bagian dari mata kuliah Penyuluhan Pembangunan yang ada di Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Unsyiah. Disini mahasiswa dapat belajar lebih jauh mengenai inseminasi penyuluhan yang diterapkan oleh BPTP Aceh,"Kata Mujiburahmad.

Selain melihat secara langsung proses pengembangan sektor pertanian di BPTP Aceh. Kunjungan Mahasiswa Pertanian Unsiyah juga diperdalam dengan pengetahuan beberapa materi terkait Kalender Musim Tanam Terpadu Modern, Layanan Konsultasi Padi, yang dipaparkan oleh Tim peneliti M. Ramlan, Peran Penyuluh BPTP oleh Ir. Nurbaiti, M.Si dan Pengembangan Media Penyuluhan untuk mendiseminasi Inovasi Teknologi oleh Firdaus, SP., M.Si. (Sam/Red)
Share:

Kembangkan Sektor Pariwisata, Bank Indonesia Laksanakan FGD Di Sabang




Kabarnasional.net, Sabang - Kepala Bank Indonesia (BI) Provinsi Aceh Zainal Arifin Lubis,SE, pada pelaksanaan Fokus Group Discussion (FGD) mengatakan BI ikut mengembangkan UMKM sektor pariwisata Sabang, bersama Bank Indonesia dan instansi terkait. Sabang, rabu (19/12/2018).


Kepala Bank Indonesia (BI) Provinsi Aceh Zainal Arifin Lubis,SE menjelaskan, "Bank Indonesia membuka sektor UMKM dilingkungan masyarakat seperti pengrajin yang dapat meningkatkan ekonomi keluarga, seperti yang ada di Aceh Besar sektor kerakiban binaan BI kini sudah dapat di ekspor ke luar negeri.

"Untuk Sabang BI melihat adanya peluang yang luar biasa melalui sektor pariwisata, maka BI selaku Bank Sentral melihat Sabang, menjadi daerah yang dapat dikembangkan sektor ekonomi keluarga melalui UMKM,"jelasnya Zainal Arifin

"Sabang memiliki banyak macam bahan baku yang dapat dijadikan peningkatan ekonomi rakyat, yakni adanya cengkeh, kelapa dan melarang laut. Semua itu, jika diolah akan menjadi ekonomi kreatif yang akan memberikan peningkatan ekonomi rakyat.

Oleh karena itu, BI sangat berkeyakinan untuk memajukan Aceh, melalui sektor pariwisata yang didukung perkebunan dan perikanan. Hal itu telah terbukti keberhasilan yang dibina Bank Indonesia, pengembangan minyak Pret yang kini telah tembus ke luar negeri," terangnya seperti Francis dan negara Eropa lainnya.

"Maka saya berharap banyak kiranya melalaui UMKM ekonomi rakyat dapat berkembang, dengan rentalenta yang ada di Sabang, dan didukung oleh bahan baku pertanian dan kelautan yang sangat memadai tentunya akan cepat proses peningkatan pendapatan rakyat"., kata Zainal Arifin Lubis

Kemudian tambah Zainal Lubis, "untuk mengembangkan diperlukan sarana pendukung seperti hotel yang memadai dengan dukungan kebutuhan wisatawan dunia, kuliner internasional dan seni budaya yang menarik karena turis manca negara mereka ingin hal-hal yang unik.

Untuk itu diharapkan kepada pembina Dekranas dan Pemerintah Daerah untuk melahirkan talenta yang lebih hebat dimasa depan dibidang kerajinan dilingkungan keluarga. Hilangkan image Aceh yang kini menjadi daerah yang angka kemiskinan tertinggi di Sumatera.

"Insya Allah Sabang akan menjadi daerah yang sukses dalam ekonomi rakyat, Bank Indonesia telah melakukan kerjasama dengan Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS), dalam rangka memajukan pariwisata Sabang,"terangnya.

Sementara Wali Kota Sabang yang diwakili Wakil Wali Kota Sabang Drs Suradji Junus, dalam sambutannya menyampaikan Sabang, telah ditetapkan sebagai kawasan pariwisata strategis oleh Pemerintah pusat, sehingga perlu dukungan semua pihak agar Sabang, menjadi daerah tujuan wisatawan terkenal di Indonesia.

Secara umum memang apa yang telah kita perbuat selama ini telah mencukupi, namun belum tentu apa yang kita lakukan itu cukup bagi wisatawan yang berkunjung ke Sabang.
Lanjutnya Suradji, oleh sebab itu diharapkan kepada masyarakat Sabang untuk berbuat yang lebih baik dengan pelayanan yang terbaik pula.

Maka, kepada semua pihak agar, tidak mencari kesempatan dan dalam kesempitan dengan menaikan harga makanan, perhotelan dan mobil rental.

Untuk itu, apa yang kerap terdengar bahwa banyak wisatawan yang datang ke Sabang hanya datang sekali saja dikarenakan tingginya pengeluaran yang harus dikeluarkan. Sehingga, sekali berkunjung ke Sabang mereka tidak akan. mau kembali lagi.

"Mari kita tunjukan sebagai orang Aceh yang suka memuluiakan Jamei, artinya setiap tamu yang datang harus disambut dengan baik bukan malah memberikan yang memberatkan mereka untuk kembali berkunjung ke Sabang,"sebutnya.

Kegiatan FGD tersebut turut dihadiri antara lain Kepala Bank Indonesia Zainal Arifin Lubis, Wakil Wali Kota Sabang Drs Suradji Junus, para Kepala Perbankan Kota Sabang, Kerua Dekranas Kota Sabang Mita Andrian, Dandim, Danlanal, Kejaksaan, Bea Cukai dan para ibu-ibu peserta kegkatan FGD. (Red)
Share:

Pesona The Light of Aceh Meriahkan Indonesia Expo - Jeddah





Kabar Nasional.net, Jeddah- Pemerintah Aceh terus melakukan berbagai strategi pemasaran dalam mempromosikan ragam keunggulan Aceh dalam dan luar negeri, seperti industri pariwisata, kopi dan produk makanan olahan halal lainnya, salah satunya pada Indonesia Expo- Jeddah. Minggu (18/11/2018)



Indonesia Expo - Jeddah adalah salah satu pameran tunggal Indonesia bidang Trade, Tourism dan Investment (TTI) yang diselenggarakan tanggal 28 Nopember s.d 1 Desember 2018 di Jeddah International Exhibition dan Convention Center - Jeddah, Arab Saudi.



Kepala Disbudpar Aceh, Amiruddin, M.Si yang diwakili Kepala Bidang Pemasaran Rahmadhani, M.Bus menyatakan,"partisipasi Pemerintah Aceh pada berbagai event pameran/expo dianggap penting dengan menghadirkan pengusaha dalam rangka memperkenalkan Aceh dengan ragam produk unggulannya.



"Partisipasi Pemerintah Aceh pada Indonesia Expo - Jeddah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Aceh, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Aceh (DPMPST) Aceh dan pengusaha industri lainnya, seperti CV. Aroma Food dan Koperasi Produsen Arisarina diharapkan, tidak hanya memperkenalkan Aceh sebagai tujuan investasi dunia dan ragam produk unggulan Aceh, tapi juga sebagai salah satu destinasi wisata halal terbaik dunia versi International Travel Week (ITW) berlokasi di Abudabi, " sebut Rahmadhani yang juga sebagai ketua delegasi Aceh.



Rahmadhani lebih lanjut menyebutkan bahwa stand Aceh menjadi salah satu stand yang ramai dikunjungi pengunjung karena selain penampilan standnya yang unik, juga ada ragam produk menarik.




"Stand Aceh berpenampilan kubah mesjid dan beberapa photo alam dan budaya Aceh terlihat unik, ditambahkan lagi dengan ragam produk makanan khas Aceh yang langsung dapat dirasakan oleh pengunjung, seperti Kopi Gayo, produk olahan ikan, seperti nugget ikan, sosis ikan, abon ikan tuna, kerupuk tiram, bilis crispy dan sambal ikan, " tutup Rahmadhani yang didampingi Nurlaila Hamjah, Kasi Analisa dan Pengembangan Segmen Pasar.



Intesar Andullah, salah seorang pengunjung stand Aceh dari Arab Saudi merasa senang dan terkejut dengan penampilan stand Aceh yang didekor khusus dengan karakter budaya Aceh yang Islami. 


"Stand Aceh sungguh indah dengan dekorasi unik dan berlatar belakang mesjid, termasuk juga ragam produk dengan penampilan pemandu stand yang berpakaian khas daerah,"ungkapnya sambil menikmati makanan khas Aceh yang disajikan gratis.




Nurlaila menambahkan, wisatawan Timur Tengah sudah seharusnya menjadi pasar baru wisata Aceh dengan ragam produk wisata menarik yang Aceh tawarkan.



"Melalui semangat wisata halal terbaik dunia dan "The Light of Aceh serta "Wonderful Indonesia" sebagai branding Wisata Aceh dan Indonesia, wisatawan Timur Tengah akan menjadi pasar baru wisata Aceh dengan terus melakukan upaya promosi dan pengembangan sarana dan prasarana berbasis 3 A (aksesibilitas, amenitas dan atraksi) sesuai harapan wisatawan Timur Tengah. Partisipasi Aceh pada Indonesia Expo - Jeddah dengan dekorasi stand menarik dan menghadikan pengusaha kopi dan makanan olahan ikan diharapkan menjadi strategi tepat, tidak hanya memperkenalkan Aceh sebagai destinasi investasi, tapi juga destinasi wisata halal, sekaligus produk unggulan Aceh lainnya diharapkan dapat menembus pasar Arab Saudi sebagai pintu gerbang menuju ke berbagai pasar negara timur tengah lainnya" tutup Nurlaila. (Rils)
Share:

Categories

Ordered List

  1. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  2. Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  3. Vestibulum auctor dapibus neque.

Sample Text

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Definition List

Definition list
Consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.
Lorem ipsum dolor sit amet
Consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.

Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.

Pages