cars

  • This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Showing posts with label Nasional.. Show all posts
Showing posts with label Nasional.. Show all posts

Dwi Luhnuari: Masyarakat Aceh Jangan Mudah Terprovokasi Isu

Doc photo. Dwi Luhnuari Jumwati Calon Anggota DPR-RI
Dapil-1 Aceh. No Urut 3 PDIP

Kabarnasional.Net, Banda Aceh -Seiring perkembangan teknologi membuat semua orang mudah untuk saling bertukar informasi. Dampak negatif dari perkembangan itu ialah berkembangnya berita Hoaks. Hal ini tidak terlepas dari pemahaman para pengguna Media Sosial yang mudah terprovokasi oleh pihak-pihak tertentu dalam menjatuhkan lawan politik menjelang Pilpres dan Pilleg 2019.

Calon Anggota DPR-RI Dapil Aceh I No. Urut 3. Dwi Luhnuari menyerukan, "saatnya bangsa Indonesia dan Aceh khususnya untuk menghentikan berita hoaks (berita palsu) tanpa ada sumber yang jelas, Hoaks tidak hanya di hentikan saat musim kampanye jelang Pemilu 2019. "Lebih dari itu, hoaks memang tidak boleh beredar ditengah masyarakat untuk selamanya". Pada masa kampanye dan Pileg dan Pilpres ini tidak perlu ada yang memanfaatkan informasi Hoaks untuk kepentingan politik," katanya kepada media Kabarnasional.net, pada Sabtu, (05/01/2019).

“Ada hal yang jauh lebih bermanfaat dari pada mengikuti informasi yang tidak memiliki sumber yang jelas (Hoaks), yaitu meningkatkan tradisi membaca dan menulis (literasi). Hoaks harus dihentikan tidak hanya karena tahun politik, tapi harus ada upaya berkelanjutan dalam memberantas Hoaks untuk menjaga kerukukan masyarakat Indonesia dari pada konflik sosial." Jelasnya Dwi Luhnuari.

"Sudah saatnya tidak memanfaatkan hoaks dalam kepentingan apapun, Hoaks sangat merugikan Bangsa Indonesia dan rakyat Aceh khususnya, karna hal tersebut bisa merusak Keutuhan NKRI,"tutur Dwi Luhnuari.

Dalam hal ini Dwi Luhnuari mengharapkan, "Kaum muda yang merupakan anak-anak jaman now juga harus menghindari berita hoaks yang bisa merusak Keutuhan NKRI," Indonesia tidak akan pernah maju apabila generasi mudah terprovokasi dengan berita-berita tak jelas asal usul.

Moment Pilpres dan Pilleg 2019 hendaknya menjadikan Bangsa Indonesia menjadi masyarakat yang benar-benar menjunjung tinggi makna dari proses demokrasi yang mengedepan kepentingan masyarakat secara menyeluruh.(Red)***
Share:

Khairul Irsyadi Maju Caleg DPRK Aceh Utara, Berikut Visi Misi Nya. !

Khairul Irsyiadi Calon Anggota DPRK Aceh Utara : (Gambar)

Kabarnasional.net , Aceh Utara - Maju sebagai Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Utara (DPRK) Khairul Irsyadi usung beberapa visi misi, Sabtu (05/01/2019).



Visi & Misi
- visi :
"Bekerja bersama Rakyat, untuk Rakyat.

- misi :
"Menampung dan memperjuangkan Aspirasi Rakyat di bidang Kesehatan, Pertanian,Perikanan, UKM, Seni dan Budaya serta Pelestarian Lingkungan Hidup.


Khairul Irsyadi Menjelaskan, "Mengapa Saya Masuk Politik.?
Saya masuk politik karena ingin lebih bermanfaat lebih banyak lagi bagi orang banyak. Politik adalah perjuangan untuk menegakkan kepentingan orang banyak. Dari teori politik klasik yunani, Aristoteles juga mendefinisikan politik sebagai "usaha warga negara untuk mewujudkan kebaikan bersama,"katanya.


"Politik bukan Intrik yang menghalalkan segala macam cara hanya untuk memperoleh kekuasaan semata. Politik adalah membuat Policy kebijakan yang berdasarkan kepentingan orang banyak, baik kebijakan dalam bentuk peraturan dan perundang -undangan,serta anggaran yang memastikan kepentingannya untuk rakyat. Mengapa PSI_11 (Partai Solidaritas Indonesia), karna Saya menemukan jiwa saya di PSI_11,"jelasnya.


PSI_11 mendefinisikan Politik sebagai Kebajikan memperjuangkan nasib orang banyak adalah kebajikan, Kebijakan yang tunduk pada kemaslahatan orang banyak "adalah kebajikan "Mewujudkan kebaikan bersama "adalah kebajikan, inilah politik sebagai kebajikan. 

"Saya percaya PSI_11 adalah kumpulan politisi-politisi muda yang memperjuangkan prinsip sebagai kebajikan.

tambahnya, "Maka Politik menarik bagi saya selama terkait maslahat orang banyak. Politik itu baik selama ditangan politisi Baik, tapi politik akan buruk kalau jatuh dalam kekuasaan politisi Busuk. Mohon Do'a dan Dukungan."tutupnya (ril)
Share:

RMC Gelar Deklarasi Nyatakan Siap Menangkan Jokowi- Ma'ruf

Rakan Mukhsalmina Center: (Gambar)

Kabarnasional.net, Banda Aceh- Rakan Mukhsalmina Center (RMC) mendeklarasi dukungan Jokowi-Ma'ruf menyatakan siap sedia memenangkan Ir. Jokowi sebagai Presiden Republik Indonesia 2019-2024,"kata Nazaruddin, Sekjen (RMC) Rakan Mukhsalmina center saat membaca deklarasi di kantor Tim Kampanye Daerah Aceh (TKD Aceh), Batoh, Banda Aceh, Rabu (02/01/2019)

RMC mendukung Jokowi Ma'ruf Amin memiliki 3 alasan mendukung Paslon Jokowi-Ma'ruf Amin pertama ditunjuknya Mukhsalmina sebagai Ketua TKD Aceh dan secara otomatis RMC akan berada di garis depan pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Kedua, RMC menilai Jokowi adalah pemimpin yang pro dan peduli dengan umat beragama khususnya muslim dengan dipilihnya cawapres dari kalangan ulama yaitu KH. Ma'ruf Amin
Ketiga, Pesatnya pembangunan nasional serta pemerataan kesejahteraan.

Deklarasi RMC : (gambar)

Jokowi telah menepati janjinya untuk membangun dari pinggiran dan bersifat Indonesiasentris meninggalkan kebiasaan lama para pemimpin sebelumnya yang bersifat Jawasentris.

Dalam pembangunan manusia dapat dimaknai pelaksanaan pembangunan-pembangunan baru yang lebih bermanfaat. Tanpa mengabaikan pembangunan lama yang juga bermanfaat.

Nazaruddin menyatakan, "kegiatan ini dihadiri 100-an relawan RMC dan pengurus daerah RMC dari kabupaten/Kota Se Aceh.

Tampak pembicara yang hadir adalah Ketua Dewan Pembina Mukhsalmina, Sekretaris TKD Sulaiman Badai, pengurus TKD Muslahuddin Daud dan Helmy N Hakim, serta seluruh undangan dari partai pengusung dan pendukung.

Mukhsalmina selaku ketua pembina ( RMC) Rakan Mukhsalmina center mengintruksikan kepada relawan agar mensosialisasikan Paslon 01 dan sekaligus meluruskan informasi-informasi hoaks yang menyerang Paslon Jokowi-Ma'ruf Amin yang berkembang di tengah-tengah masyarakat," kata Mukhsalmina.
Share:

PN Jaksel Tunda Sidang Praperadilan Terhadap Kejaksaan Agung

Sidang Permohonan Praperadilan : (Gambar)

Kabarnasional.net, Jakarta- Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menunda Sidang Permohonan Praperadilan Jaringan Advokasi Rakyat Indonesia (JARI) terhadap Kejaksaan Agung tentang penghentian penyidikan dalam perkara penyidikan kasus Float Storage Regassification Unit (FSRU) Lampung senilai US$400 juta pada 2011 di PT Perusahaan Gas Negara yang diduga merugikan negara sebesar US$ 250 juta (Rp 3,24 triliun) sampai dengan tanggal (14/1) mendatang. Jakarta, Rabu (02/1/2019).


Hakim Tunggal yang menyidangkan permohonan terkara tersebut, Djoko Indoarto, SH.,MH, membuka persidangan pada pukul 12.55 dengan agenda pembacaan permohonan, namum karena Kejaksaan Agung tidak menghadiri persidangan, sedangkan Pemohon di hadiri oleh Safaruddin, SH, Fakhrurrazi SH, dan Yudhistira Maulana, SH,.

Hakim Djoko menunda sidang selama 10 hari “menunda persidangan ini selama 10 hari kedepan, dan kepada Pihak Pemohon tidak di panggil lagi karena pemberitahuan ini telah di anggap sebagai panggilan sidang, dan untuk Kejaksaan Agung akan di panggil kembali melalui relaas panggilan sidang,"ucap Hakim Djoko dengan tiga kali ketukan palu sidang dengan panitera pengganti Ferynita, SH. Pada 27/11 tahun lalu.

JARI mengajukan Permohonan praperadilan terhadap Kejaksaan Agung karena menganggap Kejaksaan Agung telah menghentikan sepihak penyidikan yang di tangani oleh Kejaksaan Agung dalam perkara penyidikan kasus Float Storage Regassification Unit (FSRU) Lampung senilai US$400 juta pada 2011 di PT Perusahaan Gas Negara yang diduga merugikan negara sebesar US$ 250 juta (Rp 3,24 triliun), perkara tersebut di register dengan nomor 168/Pid.Pra/2018. PN. Jak-Sel.

Dalam permohonannya JARI meminta Pengadilan memerintahkan kepada Kejaksaan Agung Agar segera melimpahkan perkara tersebut ke Pengadilan paling lambat tiga puluh hari sejak Putusan Pengadilan di bacakan. (Ril)
Share:

Ulyani Resmi Dilantik Sebagai Geuchik Miruek Taman

Ulyani, SE : (gambar)

Kabarnasional.net, Aceh Besar-  Ulyani, SE remi dilantik sebagai geuchik Miruek Taman, Setelah terpilih melalui proses pemilihan keuchik secara langsung (Pilchiksung) bulan 9 (sembilan) yang lalu.  Proses Pelantikan tersebut digelar di Aula TPA Darul Hasani pada Selasa, (01/01/2019).

Ulyani atau yang sering disapa cut bunda kepada media Kabarnasional.net mengungkapkan, akan berupaya penuh untuk mengembalikan citra Gampong seperti dulu.

"Setelah pelantikan ini, kita akan berupaya mengembalikan citra gampong, serta penghargaan-penghargaan yang sekarang sudah berpindah ke daerah lain,"katanya ulyani.

Selain itu, cut bunda akan menata ulang gampong yang dimulai dari perangkat Gampong dan aparat gampong.

"selain kita akan mencoba mengembalikan prestasi -prestasi yang sudah pernah kita dapatkan, tentunya sebagai langkah awal kita akan menata ulang aparatur gampong serta perangkat gampong dengan nuansa akademis.

Kita akan memanfaatkan SDM yang ada di gampong khususnya orang orang yang berkompeten di bidangnya, agar supaya tatanan gampong yang rapi dan berintegritas bisa kita raih dengan mudah,"jelasnya.

Sebagai Geuchik perempuan pertama di kecamatan Darussalam dan kedua di Kabupaten Aceh Besar, cut bunda akan terus mengasah kader- kader terbaik untuk dijadikan aset daerah dan mengelola daerahnya sendiri, agar semakin maju dan bisa meraih prestasi- prestasi yang sudah lama tidak didapatkan kembali gampong tersebut. (Red)
Share:

GAM Independen Tanggapi Ocehan Fahri Hamzah Di Twitter, Ini Kata Tgk Syekhy. !

GAM Independen : (Gambar)

Kabarnasional.net, Banda Aceh - Presidium GAM Independen, Tgk. Sufaini Usman Syekhy mengkritik keras pernyataan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah terkait wacana Ikatan Da'i Aceh yang mengusulkan tes baca Al Qur'an bagi capres-cawapres.  Rabu (2/1/2019).

Dalam cuitannya di twitter tanggal 31 Desember 2018, @Fahrihamzah menuliskan "Harusnya gak usah dijawab,@Prabowo pernah tinggal di Jordan 2-3 tahun. Emang bisa tinggal di Negara Arab tanpa penyesuaian lidah? Jangan seret Prabowo ke pertandingan kelas bawah apalagi lawannya juga bukan qori...".

Baca juga : gam independen Bentuk ratusan mantan kombatan

Menurut Syekhy, kepada media kabarnasional.net menjelaskan, "pernyataan Fahri Hamzah tersebut sangat konyol, menyebut baca Al Qur'an oleh capres merupakan pertandingan kelas bawah,"katanya Syekhy.

"Kami atas nama GAM Independen, mengecam keras pernyataan Fahri Hamzah menganggap rendah wacana tes baca Al Qur'an capres-cawapres yang diusulkan Ikatan Da'i Muda Aceh,"ujar Syekhy.

Lanjutnya Syekhy, "ini sangat melukai hati umat islam dan khususnya Bangsa Aceh sebagai daerah yang menerapkan syariat islam. Fahri jangan hina syariah hanya demi membela Prabowo. Pernyataan Fahri Hamzah sangat konyol.

Kita mendesak Fahri Hamzah meminta maaf kepada ummat islam dan Bangsa Aceh khususnya," demikian kata Syekhy dalam rilisnya. (Ril)
Share:

GAM Independen Bentuk Ratusan Mantan Kombatan Di Pidie, Syekhy : Ini Bukan GAM Rakitan

GAM Independen : (Gambar)

Kabarnasional.net Pidie- GAM (Gerakan Aceh Merdeka) Independen dibawah Presidium Tgk. Sufaini Usman Syekhy semakin nyata menunjukkan taji dan eksistensinya dalam politik Aceh. Setelah sukses mengkonsolidasikan para mantan kombatan GAM yang selama ini keberadaannya dituding sebagai "GAM Rakitan" justru mendapatkan dukungan nyata dari pendukungnya di wilayah Pidie.

Sebelumnya GAM (Gerakan Aceh Merdeka) Independen pada 24 Desember 2018 lalu, dengan tegas menggelar deklarasi dan menyatakan dukungannya kepada Capres-Cawapres pasangan nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin di Lampineung Coffe Banda Aceh.

Kini, Selasa (01/01/2019), GAM Independen melanjukan pertemuan dengan para mantan kombatan di wilayah Pidie. Hadir dalam acara tersebut lebih dari 500 orang, diantaranya Sulaiman, Muh. Yunus, Zulkifli, T. Jafar, Tgk. Maulama, Abon Anwar, Abi Razali, Tgk. Azhari, Muklis, Tgk. Sofyan, Tgk. Asnawi, Tgk. Muzakir, Tgk. Rusli serta masyarakat sekitar.

"Setelah kita deklarasikan di Banda Aceh, sekarang semakin banyak lagi yang datang di Pidie. Kami ini ada, kami ini bukan rakitan,"ujar Tgk. Syekhy dalam acara deklarasi dukungan Jokowi 2 Periode' yang digelar di Horas Kopi Pidie, sekira pukul tiga sore.

Dikatakan Syekhy, "500 orang lebih kombatan GAM Independen telah sepakat dengan sangat tegas akan memenangkan Pak Jokowi di Aceh dan mengalahkan Prabowo.

"Kami atas nama GAM Independen akan bergerak ke wilayah lain untuk memantapkan dukungan kepada Pak Jokowi. Kami GAM Independen akan membuktikan bahwa kami bukan GAM Rakitan," tegasnya.

Masih tegas Syekhy, "GAM Independen adalah mantan GAM peninggalan Tgk. Abdullah Safii (Tgl. Lah) dan almarhum Tgk. Hasan Di Tiro yang masih konsisten pada perjuangan Aceh yang bermarwah di masa damai ini.

"Kami akan terus bergerak secara masif ke seluruh Aceh dan kita buktikan sejuta GAM Independen akan memenuhi Kota Banda Aceh untuk memenangkan Pak Jokowi 2 periode," ujarnya.

"Kami juga menghimbau kepada rakyat Aceh agar tidak terprovokasi dengan fitnah yang terpuji. Mantapkan barisan untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin di Aceh," demikian harap Presidium GAM Independen, Tgk. Syekhy. (Ril)
Share:

Moesee Aceh Gelar Kunjungan Kerjasama Ke Melayu Pulau Pinang Malaysia

moesse Aceh bersama persatuan melayu pulau pinang : (gambar)
Kabarnasional.net, Malaysia - Moesee Aceh yang terdiri dari beberapa Putra- Putri Aceh melakukan kunjungan dan kerjasama terhadap Persatuan Melayu Pulau Pinang, di Pulau Pinang, Malaysia. Rabu (02/01/2019).

Presiden Persatuan Melayu Pulau Pinang, Tan Sri Dato' Haji Mohd Yussof Latiff menyambut kedatangan Moesee Aceh dengan hangat dan penuh haru.

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka Muafakat Nusantara Aceh-Malaysia dimana disini ada muafakat besar yang akan terjalin dalam bentuk kerjasama serta pengembangan Melayu Nusantara.

Tan Sri Dato' Haji Mohd Yussof Latiff kepada Media Kabarnasional.net menjelaskan, "Hubungan persaudaraan ini perlu dirajut kembali guna menjaga dan menarik kembali ukhuwah yang pernah terjalankan dimasa dahulu khususnya Aceh-Malaysia yang hampir hilang.

"Melayu punya peran peran penting dalam membangun peradaban sosial, pendidikan, ekonomi dan budaya di Asia Tenggara. Jika ini tidak dibina dan dirawat serta tidak dikuatkan kesatuannya, maka melayu ini akan kehilangan keberadaan serta juga hilang perannya,"Kata presiden melayu pulau pinang.

Hal ini dibenarkan oleh Ketua seuramoe pasee, Murtadha, "bahwa kita hari ini masih dapat bersosial diakibatkan karena peran penting melayu dalam kepeduliannya terhadap sesama, terbukti salah satu acuan besar yang kita hadapi sekarang dalam perdebatan melayu siapa punya"katanya.

Menurutnya, "melayu ini jauh sebelum Indonesia, Malaysia, Singapore, Brunai Darussalam, Thailand, Vietnam dan beberapa wilayah lainnya yang terdapat dikawasan Asia Tenggara ini ada, maka melayu itu sudah ada. Hal ini bisa kita lihat dari segi bahasa, seni, senjata khas, pakaian adat dan lainnya yang menurutnya sangat serumpun walaupun terdapat sedikit perbedaan.

Harapannya, "marilah kita sama sama mewujudkan silaturrahmi dan persaudaraan ini tetap kuat dan terjaga sehingga melayu ini tidak terasingkan dari rumahnya sendiri. Kita belajar banyak dari melayu ini, maka patutlah kita menjaganya. Sosial, budaya, pendidikan dan ekonomi teruslah kita putar dengan gaya melayu dan khas yang ada dari setiap wilayah yang kita punya,"harapnya Tan Sri.

"Ada dua hal yang bisa kita lakukan sekarang ini jika kita ingin menyelamatkan melayu ini.
Menuntut perubahan dan menciptakan perubahan. Jika kita tidak sanggup dengan aksi gerakan masa dalam menuntut perubahan dalam sistem yang ada dan terabaikan, maka lakukan lah dalam menciptakan perubahan itu dengan sistem yang anda punya yaitu dengan cara ambil peran dari segi pendidikan, sosial dan budaya nya,"ujar Ketua Moesee Aceh.

Harapannya, "marilah kepada seluruh handal taulan kita merajut kembali hubungan saudara yang pernah kita punya, ikat kembali persaudaraan ini dengan kuat dan kita hidup serumpun serta rukun dan hasilnya apa yang kita impikan betul adanya akan terjadi,"tutupnya. (Red/HR)
Share:

Korps Raport Kenaikan Pangkat Personil Polres Palopo Periode 1 Januari 2019

Upacara kenaikan pangkat bintara polri; (gambar)

Kabarnasional.net, Sulawesi Selatan- Polres Palopo gelar upacara korps kenaikan pangkat bintara polri, periode 01 Januari 2019 Polres Palopo yang bertempat di halaman apel, Waka polres Palopo Kompol Woro Susilo mewakili kapolres Palopo AKBP Ardiansyah, SIK, MH, menjadi Inspektur upacara yang diikuti para pejabat utama, para kapolsek jajaran, personil polres Palopo dan ibu– ibu Bhayangkari cabang Palopo Selasa (02/1/2019) sekitar jam 07.00 Wita.

Kompol Woro Susilo memberikan amanat, bahwa sungguh merupakan suatu kebahagiaan tersendiri kepada personel yang telah melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi, disiplin serta loyalitas yang tinggi dalam bertugas sehingga mendapatkan reward dari institusi polri berupa kenaikan pangkat.

Dalam pelaksanaan upacara Korp Raport kenaikan pangkat sebanyak 36 personel diantaranya BRIPDA ke BRIPTU 7 orang, BRIPTU ke BRIGPOL 3 orang, BRIGPOL ke BRIPKA 6 orang, BRIPKA ke AIPDA 14 orang, IPDA ke IPTU 4 orang, AKP ke KOMPOL 1 orang, Pangkat penghargaan AKP ke KOMPOL 1 orang.

"Selamat kepada saudara yang telah memperoleh kenaikan pangkat, semoga dengan pangkat yang baru dapat menambah kebahagiaan saudara, serta mendorong semangat dan motivasi kerja dalam menjalankan tugas dan kewajiban yang menjadi tanggung jawab saudara, jangan cepat merasa puas atau bangga atas keberhasilan yang telah dicapai, karena suatu keberhasilan adalah langkah awal dari suatu kemenangan menuju tanggung jawab dan tantangan tugas yang lebih berat.” Kata Kompol Woro Susilo.

“Selain itu kepada ibu – ibu bhayangkari yang suaminya memperoleh kenaikan pangkat, diharapkan dapat memberikan motivasi kepada suaminya untuk lebih meningkatkan kinerja dan disiplin dalam melaksanakan tugas,” Ujarnya.

Dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat kepada Personil Polres Palopo yang mendapatkan Kenaikan Pangkat Setingkat Lebih Tinggi Personil Polres Palopo Periode 1 januari 2019 oleh Wakapolres KOMPOL Woro Susilo bersama Para Kabag, Kasat, Kapolsek jajaran, Perwira Polres Palopo dan Personil Polres Palopo (Red).
Share:

Biografi Dan Sejarah Perjuangan Hidup Musriadi Aswad, Hingga Maju Caleg DPRK Banda Aceh

Musriadi Aswad

Kabarnasional.net, Banda Aceh– Mungkin tak banyak orang yang bisa melakoni dua peran sekaligus sebagai politisi sekaligus akademisi. Namun dua peran itu bisa dijalani dengan baik oleh Musriadi Aswad, anak muda kelahiran 25 Agustus 1976 di desa Ilie, Kecamatan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh.


Menyandang status anak yatim sejak usia 2 tahun, tak membuatnya lemah dan menyerah untuk menjalani hidup kedepan. Musriadi Aswad menamatkan Sekolah Dasar (SD) Negeri 66 Ilie, kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh (1982-1988). Kemudian melanjutkan ke SLTP Negri 10 Lamteh, Banda Aceh ( 1988-1991), selanjutnya lulus di SMA Negri 4 Lam Ujong Aceh Besar, sekarang SMA Negri 1 Krueng Barona Jaya (1991-1994).


Alumni SMA Negeri 4 ini tak melanjutkan ke bangku kuliah untuk mendapatkan S1, beliau lebih memilih bekerja untuk membantu ibunya membiayai pendidikan adik-adiknya.

Pekerjaan apa saja ia lakukan , asalkan halal, seperti kerja bangunan, kernet Labi-labi, penjahit sepatu sampai menjadi pedagang ayam potong, demi keluarga.

“Awalnya saya memang tidak fokus bercita-cita menjadi seorang akademisi dan politisi. Sejak SMP hingga bangku kuliah, saya sangat senang berorganisasi. Dari situlah saya memiliki jejaring untuk membangun komunikasi dan berorganisasi,”katanya.

7 tahun jadi pengangguran tidak menyurutkan mimpinya tuk mengejar gelar sarjana di bangku kuliah. Tahun 2001 atas dorongan salah seorang Kepala Desa di Ulee Kareng, ia melanjutkan studi kuliah di Jurusan Pendidikan Biologi FKIP Universitas Serambi Mekkah, Banda Aceh untuk mendapatkan S1 nya.

 Musriadi Aswad Kader HMI

Semasa kuliah di Jurusan Pendidikan Biologi FKIP Universitas Serambi Mekkah, Banda Aceh, Musriadi Aswad aktif di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) serta Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)

Musriadi Aswad, saat Wisuda di Universitas Serambi Mekkah Tahun 2006.

Gelar Strata satu (S1) ia dapatkan tahun 2006, Musriadi lantas melanjutkan studi strata dua (S2) tahun 2008 di Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Syiah Kuala, alhamdulillah selesai 2010. “ Sejak 2011 diterima mengajar di FKIP Universitas Serambi Mekkah,”sebutnya.

Suami dari Yenni Ulfiana Spd.I ini, ayah dari Muhammad Rayyan (10th) dan Jihan Khansa (6th) ini, Memiliki peluang untuk melanjutkan S2 kedua kalinya pada Pascasarjana Magister Pendidikan Biologi Unsyiah pun tidak disia- siakan.

Musriadi Aswad bersama keluarganya

Alhamdulillah sekarang Musriadi tercatat sebagai mahasiswa Program Doktor Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Medan ( Unimed).

Musriadi Aswad, saat membimbing Skripsi Mahasiswa S1 FKIP Pendidikan Biologi Universitas Serambi Mekkah.

Dalam berorganisasi ada beberapa jabatan strategis yang di jabat oleh musriadi aswad di antaranya wakil presiden mahasiswa Universitas Serambi Mekkah, Bendahara Umum HMI Cabang Kota Jantho, Wakil Ketua DPD KNPI Banda Aceh, Pengurus KAHMI Aceh, Ketua Aceh Institute Learning dan sekarang Wakil Sekretaris DPD I KNPI Aceh


Musriadi Bersama PAN

Didalam politik Musriadi mulai bergabung dengan partai mulai tingkat bawah yaitu Dewan pimpinan tingkat ranting (DPRt), Ketua DPC PAN Kecamatan Ulee Kareng, Ketua DPD BM PAN Banda Aceh, Wakil Sekretaris DPW PAN Aceh, Sekretaris DPW BM PAN Aceh dan sekarang Sekretaris DPD PAN Kota Banda Aceh, baginya berpolitik itu silaturahmi dan ber- Partai Amanat Nasional kita bersaudaraku.

Menurut musriadi, "kualitas seorang anak muda ditentukan ketika dia berani berbicara hal yang besar, dan mau ambil bagian dalam hal tersebut. Berpolitik pada dasarnya adalah wujud dari budaya demokrasi itu sendiri. Demokrasi menuntut kebebasan seseorang, namun bebas yang bertanggung jawab.

Generasi muda bebas untuk berpolitik, tetapi harus memperhatikan tanggung jawabnya, yaitu berpolitik untuk memajukan negara. Kita adalah generasi muda yang menjadi pilar bangsa ini. Apakah kita hanya mau berdiam diri dan hanya menjadi penonton setia, ataukah kita maju menjadi agen-agen perubahan bangsa ke depan. ?

Musriadi Aswad, bersama Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman

Partai politik tak boleh dijauhi, melainkan harus didekati dengan masuk ke dalamnya. Pasalnya, parpol adalah pilar utama alias tulang punggung utama demokrasi. Apabila partai politiknya bagus, bagus pula pemerintahannya. Dia mencontohkan soal rekrutmen kepala daerah yang didominasi partai politik. Begitu juga seleksi sejumlah pimpinan lembaga ada di tangan partai politik melalui perwakilannya di parlemen.

Musriadi Aswad bersama Ketum PAN, Zulkifli Hasan

Makin banyak politikus muda yang sukses, tentunya akan berdampak baik juga pada dunia politik ke depannya. “Apalagi, saat ini perlu orang-orang yang menginspirasi dan menjadi teladan dalam dunia politik, agar masyarakat, terlebih generasi muda, tidak lagi antipati terhadap dunia politik.
 Foto bersama pengurus DPD PAN Kota Banda Aceh.

Setelah dinyatakan lolos verifikasi faktual oleh KIP Banda Aceh. PAN sebagai calon peserta Pemilu 2019 mendatangi, inilah Dua Sosok Potensial Kader Muda PAN Banda Aceh, Musriadi Aswad dan Ismawardi Syarbini, saat rileks membicarakan Partai kedepan.

filosofi bekerja keras dan jujur sejalan dengan motto dari Sekretaris DPD PAN Kota Banda Aceh ''hidup adalah perjuangan dan dalam berjuang dimulai dari mimpi dengan bekerja keras''(red)
Share:

Presiden Joko Widodo Siap Penuhi Undangan Ikatan Da'i Aceh Tes Baca Al-Qur'an


Presiden Republik Indonesia Joko Widodo: (Gambar)

Kabarnasional.net, Lampung- PDI Perjuangan memastikan calon presiden Joko Widodo siap jika harus menjalani tes baca Al-Qur'an yang digagaskan oleh Ikatan Da'i Aceh.

"Saya rasa Pak Jokowi itu siap saja," ujar politisi PDIP, Maruarar Sirait di Senayan, Jakarta, Minggu (30/12/2018).

Meski begitu, Ara Sapaan akrabnya, meminta soal tes membaca Alquran tidak berbenturan dengan aturan perundang-undangan.

Capres- cawapres 2019, Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, mendapatkan undangan tes membaca Alquran dari Dewan Ikatan Dai Aceh. Undangan ini mendapat respons berbedar di kedua kubu.

Terkait soal ajaran agama, Ara pastikan bahwa Jokowi adah figur agamis yang berwawasan kebangsaan,"Pak jokowi sangat jelas seorang yang agamis sekaligus seorang yang nasionalis,"ujar Ara. (Red).


Sumber: Rmollampung.com
Share:

Masyarakat Kecamatan Simeulu Timur Peringati Maulid Nabi

Maulid Nabi Muhammad SAW : (Gambar)

Kabarnasional.Net Simeulu- Masyarakat di Kecamatan Simeulu Timur secara bersama- sama memperingati hari kelahiran Nabi besar Muhammad SAW pada senin, (31/12/2018)

Peringatan hari kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW berlangsung di Desa Ujung dalam Kecamatan Simeulu Timur, dan dihadirin oleh seluruh masyarakat Kecamatan.

Salah seorang masyarakat Desa Ujung kepada media Kabarnasional.net menjelaskan, "Tahun kita digelar Maulid Nabi bertepatan dengan panggantian tahun, supaya masyarakat dalam Kecamatan ini dapat memaknai akhir tahun dengan ketauladanan Rasul,"katanya.

Dirinya juga mengatakan, "Pada tahun ini kita juga mendapat sumbangan dari salah seorang Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia DPR-RI Ibu Dwi Luhnuari, "Alhamdulillah kita ada dukungan dari Beliau untuk men-sukseskan kegiatan Maulid Nabi tahun ini".

"Saya atas nama warga kecamatan mengucapkan terima kasih banyak Ibu Dwi Luhnuari. Selama ini belum ada calon DPRI yang terjung langsung dan berbaur dengan masyarakat, baru Ibu Dwi lah yang datang ke tempat kami,"Jelasnya.

Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW juga diisi dengan tauziah yang disampaikan oleh Ustadz Abdul Hakim dan Wakil Bupati Simeulue. 

Dalam tauziahnya Ustadz Abdul Hakim mengajak seluruh masyarakat yang ada di Kecamatan Simeulu Timur untuk benar-benar menjalankan kehidupan bermasyarakat sesuai dengan konsep keislaman.

 "Kita sebagai seorang Muslim dalam kehidupan bermasyarakat, marilah kita jalankan aturan-aturan yang sesuai dengan ajaran islam".

"Apalagi sekarang banyak terjadi persoalan dalam lingkungan masyarakat sudah melenceng dari aturan yang di ajarkan oleh Rasullullah SAW," Tegas Ustadz Abdul hakim.

 Marilah kita semua dengan momentum ini untuk mendekatkan diri dengan Allah SWT dan menjalankan segala perintahnya.

Meperingati Maulid merupakan salah satu kecintaan kepada Rasulullah SAW. Bagi seorang mukmin, kecintaan terhadap Rasulullah SAW. adalah sebuah keniscayaan, sebagai konsekuensi dari keimanan. Kecintaan pada utusan Allah ini harus berada di atas segalanya, melebihi kecintaan pada anak dan isteri, kecintaan terhadap harta, kedudukannya, bahkan kecintaannya terhadap dirinya sendiri.(Hd/Red)
Share:

PII Bireuen Apresiasi Plt Gubernur Aceh Terhadap Pelarangan Malam Tahun Baru

Ketua PII Bireuen, Fariski : (Gambar)

Kabarnasional.net, Bireuen- Pelajar Islam Indonesia (PII) kab. Bireuen mengapresiasikan sikap Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur aceh, Nova iriansyah, atas himbauan tidak memperboleh perayaan malam tahun baru di Bumi seuramo mekkah (Aceh), dalam rangka tahun baru 1 januari 2019.PII menilai perayaan malam tahun baru bertentangan dengan syariat islam.

"Kami PII sangat mendukung himbauan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Aceh dengan surat edaran Nomor 003/2,30781. semoga dalam hal ini akan dapat terus mendukung tegak nya syari'at islam di aceh," sebut ketua PII kab. Bireuen, Fariski kepada awak media Kabarnasional.net melalui WhatsApp, Senin (31/12/2018).

"Kami PII terus mengajak masyarakat aceh khususnya Bireuen untuk tidak merayakan perayaan malam tahun baru,Perayaan malam tahun baru dapat diisi dengan hal hal Beribadah kepada allah swt seperti mengadakan pengajian, berdzikir, dan hal hal manfaat lainnya,"katanya Fariski

"Sekali lagi kami PII mengapresiasi Bapak PLT Gubernur aceh Nova iriansyah atas Penegakan syariat islam di aceh,"tutupnya Fariski
Share:

YARA : Meminta Plt Gubernur Aceh Kaji Ulang Lelang Proyek 7 Januari



Safaruddin Ketua YARA : (Gambar)

Kabarnasional.net, Banda Aceh- Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Safaruddin meminta Pemerintah Aceh kaji ulang rencana pengumuman lelang proyek 7 Januari 2019 karena SKPA teknis masih terlalu sibuk dengan beban tanggung jawab penyelesaian proyek APBA tahun 2018," kata safar pada media kabarnasional.net melalui pesan singkat WhatsApp, pada Minggu (30/12/2018).


"Informasi yang kami dapat bahwa ada SKPA teknis baru mulai menghimpun dan menyusun dokumen persiapan pengadaan. Proses penyusunan tersebut baru di susun ditengah kesibukan SKPA menyelesaikan tanggung jawab kegiatan proyek proyek APBA tahun 2018 yang banyak belum tuntas dengan berbagai masalah di lapangan,"terang Safar.

YARA sangat mendukung percepatan lelang yang di rencanakan 7 Januari 2019, tetapi perlu persiapan yang matang dan melalui mekanisme aturan yang berlaku agar tidak menimbulkan banyak masalah nantinya seperti beberapa proyek pembangunan di tahun 2018. 

"Kami sangat mendukung pelelangan proyek dengan cepat, tapi bukan di paksakan dengan mengabaikan mekanisme yang justru akan menimbulkan permasalahan hukum nantinya" tambah Safar.

YARA memperkirakan, "Dengan kesibukan SKPA menyelesaikan beban tanggung jawab kegiatan proyek di tahun 2018, lelang yang di rencanakan 7 Januari tidak akan terkejar, karena proses untuk persiapan dokumen perencanaan dan dokumen pengadaan untuk kegiatan konstruksi yang strategis membutuhkan waktu karena SKPA harus memastikan beberapa kelengkapan penting diantaranya:

1. Feasibility Studi (studi kelayakan), Detail Engineering Desain (DED), Gambar desain, Spesifikasi Teknis, motodologi pelaksanaan dan lain lain.

2. Harga Perkiraan Sendiri (HPS) dengan survei harga pasar yang benar.

3. Memastikan Izin Lingkungan dan AMDAL/UKL-UPL, karena ada proyek proyek di tahun 2018 tidak mengantongi dokumen lingkungan.

4.Dokumen kesiapan lahan dan tanah yang clear and clean, dan dokumen pendukung lainnya.

"Pengalaman monitoring kami terhadap pelaksanaan beberapa proyek strategis dan lainnya di tahun 2018 banyak timbul permasalahan, terutama terkait dengan dokumen lingkungan dan kesiapan lahan dan tanah, sehingga selain menghambat juga akan menjadi temuan hukum nantinya, oleh karena itu, dokumen pendukung harus benar di siapkan agar pembangunan di Aceh berjalan lancar dan tidak melanggar hukum," kata Safar.

Beberapa dokumen ini perlu waktu untuk penyusunannya, belum lagi tindak lanjut hasil evaluasi Mendagri, pendataan Daftar Pelaksanan Isian Anggaran (DPA), Pengumuman Rencana Umum Pengadaan (RUP) dan persiapan lelang dan lainnya yang juga membutuhkan cukup waktu yang matang.

Untuk itu, kami menyarankan agar pengumuman lelang 7 Januari 2019 agar di pikirkan ulang oleh Pemerintah Aceh, start awal Plt Gubernur dan DPRA dengan pengesahan anggaran tepat waktu jangan sampai tercoreng akibat inkonsistensi pemerintah dalam memberikan informasi tahap pembangunan kepada publik, apalagi menyangkut tahapan pelelangan proyek yang sangat rentan dengan KKN.

Plt Gubernur Aceh perlu pantau langsung serapan anggaran, "Kami menyarankan agar Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, untuk bisa melakukan pemantauan langsung setiap saat serapan dan pemasukan anggaran di Aceh, dengan dukungan teknologi semua bisa dilakukan apalagi perkembangan sistem perbankan sekarang yang bisa memantau segala transaksi hanya dengan ponsel saat ini.

Dengan itikad yang tulus, dan kami yakin Plt. Gubernur Aceh akan mampu membawa dan mewujudkan visi Aceh Hebat dengan di bantu oleh SKPA yang hebat. Jangan sampai pengalaman serapan anggaran 2018 kembali terulang di tahun 2019,"Tutupnya Safar. (red)
Share:

Trend Kejahatan Selama 2018 Menurun, Polda Sulsel Rilis Pencapaian dan Inovasi



Kabarnasional.net, Sulsel– Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) menggelar rilis akhir tahun di Aula Mapolrestabes Makassar yang dipimpin oleh Irwasda Polda Sulsel Kombes Pol Robert Haryanto, Sabtu (29/12/2018). Irwasda Polda Sulsel didampingi Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani.


Kombes Pol Dicky Sondani, Kabid Humas Polda Sulsel menyebutkan, "beberapa catatan sepanjang tahun 2018, mulai dari bidang pembinaan sampai bidang operasional. Di bidang pembinaan Polda Sulsel akan merencanakan peningkatan status 3 Polres di Sulsel menjadi Polrestabes yaitu Polres Parepare, Polres Bone dan Polres Palopo.

"Selain itu berbagai inovasi pelayanan untuk memudahkan masyarakat telah dilakukan, dari sistem pelayanan Skck online, pembayaran pajak kendaraan secara online serta yang terbaru adalah tilang elektronik di Kota Makassar.

Polda Sulsel juga melakukan berbagai kegiatan empati kepada korban bencana alam, “Seperti gempa bumi di NTB, berbagi sembako serta uang tunai senilai 1,5 milyar, sedangkan bencana alam di Palu, Sigi dan Donggala Polda Sulsel menyalurkan bantuan uang tunai senilai 1,7 milyar,”ucap Kabid Humas.

Lebih lanjut Kabid Humas menjelaskan bahwa jumlah penanganan perkara menurun di tahun 2018, “Ditahun 2017 jumlah kasus sebanyak 26.770 sedang di 2018 berjumlah 26.364 atau menurun sebanyak 1.52%,”Ungkapnya.

Sementara itu pada penanganan kasus narkoba, Polda Sulsel berhasil mengungkap 1601 kasus di 2018, meningkat dibanding tahun 2017 yang berjumlah 1586 kasus, “Pada barang bukti sabu petugas menyita 32 Kg meningkat 12 Kg dibanding tahun 2017 yang berjumlah 20 Kg,”ucapnya.

Untuk bandar, Kata Dicky,"Berhasil diamankan 80 orang tersangka, naik signifikan dibanding tahun 2017 yang hanya berjumlah 22 tersangka".

Diakhir rilisnya, Kombes Pol Robert Haryanto mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh hadirin. (Red)
Share:

Bhabinkamtibmas Kelurahan Karuwisi Adakan Pembersihan Pohon Tumbang



Kabarnasional.net, Makassar -Bhabinkamtibmas Kelurahan Karuwisi, Aipda Sufriady Nurdin turut melakukan penanganan pembersihan pohon tumbang, pada Jumat (28/12/2018) pagi tadi.

Pohon yang tumbang di Jalan Inpeksi Kanal, Rt 02 Rw 02, Kelurahan Karuwisi, Kecamatan Panakkukang tersebut akibat cuaca buruk akhir-akhir ini.

Bersama Satuan Kebersihan Kelurahan serta Kepala Kelurahan setempat, Aipda Sufriady Nurdin membersihkan material pepohonan yang menghalangi jalan.

"Selain agar tidak menghalangi pengendara yang mau lewat, pohon tumbang ini juga perlu disingkirkan agar tidak menghalangi sampah yang ikut bersama aliran air," kata Aipda Sufriady Nurdin.

Kehadiran Bhabinkamtibmas Kelurahan Karuwisi tersebut diapresiasi oleh warga. Sebab, akses jalan yang terhalang oleh pohon tumbang tersebut sudah bisa diakses.

Selain membantu menyingkirkan material pohon yang tumbang, kehadiran Aipda Sufriady Nurdin juga untuk memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap berhati-hati, mengingat saat ini sudah memasuki musim hujan.

"Kita diingatkan untuk berhati-hati, mawas diri, sebab sekarang musim hujan, mudah bajir dan pohon tumbang, sehingga tetap menjaga kebersihan wilayah agar situasi tetap aman dan terkendali,"kata seorang warga. (Red).
Share:

Plt Gubernur Aceh Perlu selamatkan pembangunan yang terancam mangkrak


Photo: Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Safaruddin 

Kabarnasional.net, Banda Aceh- Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Safaruddin meminta Plt Gubernur menyelamatkan pembangunan yang terancam berhenti akibat kekurangan waktu dalam pelaksanaannya karena berakhirnya masa anggaran tahun 2018, sehingga banyak rekanan yang sedang mengerjakan pembangunan dengan persentase yang sedikit lagi tidak bisa lagi menlanjutkan pembangunannya karena diputuskan kontraknya. Banda Aceh, Jumat (12/14/2018).


Safaruddin Menjelaskan, "Kami mendapat informasi banyak proyek pembangunan yang sudang di atas 85-90% selesai dan butuh waktu sedikit lagi sampai 100%, namun di karenakan tahun anggaran akan berakhir maka semua pekerjaan tersebut akan di hentikan kontraknya dan akibatnya pembangunan tersebut tidak bisa di lanjutkan sampai selesai sehingga ini akan sangat merugikan masyarakat penerima manfaat dari bangunan tersebut seperti jembatan, jalan, waduk dan lainnya,"Terang Safar.

Ketua YARA juga menyampaikan, "keterlambatan dalam proses pembangunan ini merupakan efek dari Pergub APBA, masa tender dan kontrak kerja yang sempit sehingga waktu pengerjaan suatu bangunan tidak tercapai 100%.

"Kami minta Plt Gubernur membuat kebijakan dan memberikan solusi terhadap permasalahan ini, karena tidak bisa di pungkiri bahwa ini adalah akibat dari APBA yang di Pergubkan” pinta Safar.

YARA menyarankan kepada Plt Gubernur untuk menggunakan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah beserta semua perubahannya sebagai payung hukumnya dimana disebutkan dalam Pasal 93 ayat (1) huruf a.2 memberikan ruang kepada Penyedia untuk menyelesaikan pekerjaan dalam kurun waktu 50 hari kalender masa keterlambatan. Penjelasan Pasal ini tercantum “cukup jelas”, artinya tidak perlu lagi dimaknai lain.

Dengan demikian, tidak ada larangan jika masa
keterlambatan tersebut melampaui batas akhir tahun anggaran. Pemberian waktu keterlambatan tentu didasari pada itikad baik (good faith) dari masing-masing pihak untuk menyelesaikan pekerjaan. Selama masa keterlambatan Penyedia dikenakan denda sebesar 1/1000 (satu perseribu) dari nilai Kontrak atau nilai bagian Kontrak untuk setiap hari keterlambatan (Pasal 120).

Dalam Pasal 93 ayat (1) huruf b: “Penyedia Barang/Jasa lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya dantidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan”. Penggunaan kata penghubung “dan” pada Pasal 93 ayat (1) huruf b bermakna bahwa pemutusan Kontrak hanya dapat dilakukan jika memenuhi dua unsur, yaitu: 1). Penyedia lalai/cidera janji; dan 2). Penyedia tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. Pemutusan Kontrak tidak dapat dilakukan jika hanya memenuhi unsur yang pertama (lalai/cidera janji).

Penjelasan Pasal 93 ayat (1) huruf b: “Adendum bukti perjanjian dalam hal ini hanya dapat dilakukan untuk mencantumkan sumber dana dari dokumen anggaran Tahun Anggaran berikutnya atas sisa pekerjaan yang akan diselesaikan (apabila dibutuhkan). Masa berakhirnya pelaksanaan pekerjaan untuk Pekerjaan Konstruksi disebut juga Provisional Hand Over”.

"Kami menyarankan kepada Plt Gubernur agar menggunaka Peraturan Presiden 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah beserta semua perubahannya sebagai payung hukumnya, dengan menggunakan langkah ini kita berharap pembangunan yang telah dilaksanakan bisa di selesaikan 100% dan dapat di nikmati oleh masyarakat Aceh,"Saran Safar.

Dalam penilaian YARA, "jika Pemerintah melakukan pemutusan kontrak maka akan sangat banyak yang di rugikan, pertama Pemerintah karena target pembangunannya tidak tercapai, kedua Masyarakat karena tidak dapat menikmati fasilitas bangunan sarana public dan ketiga adalah Rekanan yang melaksanakan pembangunan karena mereka sesuai dengan Pasal 93 Ayat (2): “Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena kesalahan Penyedia Barang/Jasa, maka PPK melakukan tindakan berupa: a. Jaminan Pelaksanaan dicairkan; b. sisa Uang Muka harus dilunasi oleh Penyedia Barang/Jasa atau Jaminan Uang Muka dicairkan; c. Penyedia Barang/Jasa membayar denda; dan d. Barang/Jasa dimasukkan dalam Daftar Hitam”, oleh karena itu perlu kebijakan dan solusi dari Plt Gubernur untuk menyelamatkan pembangunan di Aceh saat ini.

“tujuan dari pembangunan adalah kemanfaat untuk publik, tentu saja prosesnya sesuai dengan aturan yang berlaku, kita tidak ingin proses pembangunan justru akan menimbulkan kerugian bagi pemerintah, masyarakat maupun para pengusaha, dari inilah perlu kebijakan dan solusi dari Plt Gubernur Aceh untuk menyelamat- kan pembangunan yang kritis saat ini,"tutup Safar. (Red)
Share:

Categories

Ordered List

  1. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  2. Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  3. Vestibulum auctor dapibus neque.

Sample Text

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Definition List

Definition list
Consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.
Lorem ipsum dolor sit amet
Consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.

Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.

Pages