Showing posts with label Nasional. Show all posts
Showing posts with label Nasional. Show all posts
Ipelmaka Serahkan Bantuan Kemanusiaan Kepada DPW FPI Nagan Raya Untuk Korban Stunami Sunda
Ipelmaka-Meulaboh : (Gambar)
Kabarnasional.net, Suka Makmue- Ikatan pelajar mahasiswa kuala (IPELMAKA) meulaboh menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada DPW Front Pembela Islam (FPI) Nagan Raya berupa baju layak pakai kepada korban Tsunami selat sunda Banten-Lampung, Minggu (06/1-2019)
Dalam hal ini, Abdul Jabar menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat yang telah mempercayai bantuan kepada kami untuk disalurkan kekorban Tsunami Selat Sunda Banten -Lampung yang telat terjadi baru-baru ini,"katanya ketua umum Ipelmaka-Meulaboh.
Penyerahan dilakukan disekretariatan DPW FPI Nagan Raya di kecamatan Suka Makmue yang disaksikan oleh LPI Nagan Raya dan anggota Ipelmaka-Meulaboh, sebelum penyeraham dilakukan mereka sempat saling memberikan saran dan kritikan guna kelancaran bekerja sama dalam bidang bersosial sesama ummat muslim.
"Kekuatan takkan ada bila tidak saling bekerja sama, bercerai berai adalah awal dari kehancuran. Terima kasih juga kepada DPW FPI dan LPI Nagan Raya telah menerima dan menyalurkan bantuan kami," Darmawan selaku dewan penasehat mengatakan dalam sambutannya.
Neldi selaku ketua DPW FPI Nagan raya juga menyampaikan "Kami telah sampaikan rasa haru serta terimakasih atas kerjasama dan kepercayaan yang sudah terbangun, karena ini semua semata untuk umat demi Ridha Allah. SWT"
"Kami tidak pernah berhenti berharap agar kebersamaan ini terus terbina sampai Islam kembali berjaya dan umatnya sejahtera" katanya kembali. (Red)
Pangdam Iskandar Muda Terima Delapan Pucuk Senjata Api Sisa Konflik Aceh
Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko : (Gambar)
Kabarnasional.net, Banda Aceh- Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko menerima delapan pucuk Senjata Api sisa konflik dari dua orang masyarakat. Penyerahan senjata tersebut diserahkan di Mako Deninteldam IM. Pada Kamis (3/1/2019).
Pangdam IM di dampingi Asintel Kasdam IM, Asops Kasdam IM, Aspers kasdam IM, Kapendam IM dan Dandeniteldam IM.
Adapun 8 (Delapan) senjata api yang diserahkan terdiri dari 7 pucuk senjata laras panjang dan 1 pucuk pistol dengan jenis senjata sebagai berikut, senapan jenis SS1 V1 sebanyak 3 pucuk , senapan AK 101 sebanyak 1 pucuk, senapan M-16 sebanyak 1 pucuk, senapan Karaben sebanyak 2 pucuk dan pistol revolver standar 1 pucuk, semua dalam kondisi baik atau berfungsi. Selain senjata juga diserahkan 800 butir munisi campuran dan 10 buah magasin. Penyerahan ini merupakan salah satu keberhasilan anggota Denintel Kodam Iskandar Muda.
Pangdam IM Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko usai menerima delapan pucuk senjata api tersebut menyebutkan, "senjata yang diterimanya itu merupakan peninggalan sisa masa konflik Aceh.
Lanjut Pangdam IM, "kondisi kondusif yang dirasakan masyarakat selama ini dengan rasa aman serta nyaman telah mendorong warga menyerahkan senjata secara penuh kesadaran.
Timbulnya kesadaran masyarakat tersebut tidak lepas dari adanya kepercayaan masyarakat kepada TNI khususnya Prajurit Kodam Iskandar Muda dengan berbuat terbaik serta membantu kesulitan-kesulitan yang ada di masyarakat.
“Alhamdulillah dengan adanya kepercayaan dan kedekatan TNI dengan seluruh masyarakat dan juga adanya suatu kesadaran masyarakat terutama dalam penyerahan senjata kepada Kodam Iskandar Muda,"katanya Pangdam IM.
Lanjutnya, "Momentum penyerahan senjata ini patut kita hargai dan hormati, tentu dengan kondisi seperti ini tidak dilaksanakan proses hukum karena adanya kesadaran masyarakat sendiri yang menyerahkan senjata kepada pihak TNI”.
Tambahnya, "Selanjutnya kepada masyarakat yang masih menyimpan senjata sisa konflik diharapkan dengan penuh kesadaran dapat menyerahkan kepada Kami, karena masyarakat sipil tidak boleh memegang senjata,"tutupnya Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko. (Red)
RMC Gelar Deklarasi Nyatakan Siap Menangkan Jokowi- Ma'ruf
Rakan Mukhsalmina Center: (Gambar)
Kabarnasional.net, Banda Aceh- Rakan Mukhsalmina Center (RMC) mendeklarasi dukungan Jokowi-Ma'ruf menyatakan siap sedia memenangkan Ir. Jokowi sebagai Presiden Republik Indonesia 2019-2024,"kata Nazaruddin, Sekjen (RMC) Rakan Mukhsalmina center saat membaca deklarasi di kantor Tim Kampanye Daerah Aceh (TKD Aceh), Batoh, Banda Aceh, Rabu (02/01/2019)
RMC mendukung Jokowi Ma'ruf Amin memiliki 3 alasan mendukung Paslon Jokowi-Ma'ruf Amin pertama ditunjuknya Mukhsalmina sebagai Ketua TKD Aceh dan secara otomatis RMC akan berada di garis depan pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin.
Kedua, RMC menilai Jokowi adalah pemimpin yang pro dan peduli dengan umat beragama khususnya muslim dengan dipilihnya cawapres dari kalangan ulama yaitu KH. Ma'ruf Amin
Ketiga, Pesatnya pembangunan nasional serta pemerataan kesejahteraan.
Deklarasi RMC : (gambar)
Jokowi telah menepati janjinya untuk membangun dari pinggiran dan bersifat Indonesiasentris meninggalkan kebiasaan lama para pemimpin sebelumnya yang bersifat Jawasentris.
Dalam pembangunan manusia dapat dimaknai pelaksanaan pembangunan-pembangunan baru yang lebih bermanfaat. Tanpa mengabaikan pembangunan lama yang juga bermanfaat.
Nazaruddin menyatakan, "kegiatan ini dihadiri 100-an relawan RMC dan pengurus daerah RMC dari kabupaten/Kota Se Aceh.
Tampak pembicara yang hadir adalah Ketua Dewan Pembina Mukhsalmina, Sekretaris TKD Sulaiman Badai, pengurus TKD Muslahuddin Daud dan Helmy N Hakim, serta seluruh undangan dari partai pengusung dan pendukung.
Mukhsalmina selaku ketua pembina ( RMC) Rakan Mukhsalmina center mengintruksikan kepada relawan agar mensosialisasikan Paslon 01 dan sekaligus meluruskan informasi-informasi hoaks yang menyerang Paslon Jokowi-Ma'ruf Amin yang berkembang di tengah-tengah masyarakat," kata Mukhsalmina.
GAM Independen Tanggapi Ocehan Fahri Hamzah Di Twitter, Ini Kata Tgk Syekhy. !
GAM Independen : (Gambar)
Kabarnasional.net, Banda Aceh - Presidium GAM Independen, Tgk. Sufaini Usman Syekhy mengkritik keras pernyataan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah terkait wacana Ikatan Da'i Aceh yang mengusulkan tes baca Al Qur'an bagi capres-cawapres. Rabu (2/1/2019).
Dalam cuitannya di twitter tanggal 31 Desember 2018, @Fahrihamzah menuliskan "Harusnya gak usah dijawab,@Prabowo pernah tinggal di Jordan 2-3 tahun. Emang bisa tinggal di Negara Arab tanpa penyesuaian lidah? Jangan seret Prabowo ke pertandingan kelas bawah apalagi lawannya juga bukan qori...".
Baca juga : gam independen Bentuk ratusan mantan kombatan
Baca juga : gam independen Bentuk ratusan mantan kombatan
Menurut Syekhy, kepada media kabarnasional.net menjelaskan, "pernyataan Fahri Hamzah tersebut sangat konyol, menyebut baca Al Qur'an oleh capres merupakan pertandingan kelas bawah,"katanya Syekhy.
"Kami atas nama GAM Independen, mengecam keras pernyataan Fahri Hamzah menganggap rendah wacana tes baca Al Qur'an capres-cawapres yang diusulkan Ikatan Da'i Muda Aceh,"ujar Syekhy.
Lanjutnya Syekhy, "ini sangat melukai hati umat islam dan khususnya Bangsa Aceh sebagai daerah yang menerapkan syariat islam. Fahri jangan hina syariah hanya demi membela Prabowo. Pernyataan Fahri Hamzah sangat konyol.
Kita mendesak Fahri Hamzah meminta maaf kepada ummat islam dan Bangsa Aceh khususnya," demikian kata Syekhy dalam rilisnya. (Ril)
GAM Independen Bentuk Ratusan Mantan Kombatan Di Pidie, Syekhy : Ini Bukan GAM Rakitan
GAM Independen : (Gambar)
Kabarnasional.net Pidie- GAM (Gerakan Aceh Merdeka) Independen dibawah Presidium Tgk. Sufaini Usman Syekhy semakin nyata menunjukkan taji dan eksistensinya dalam politik Aceh. Setelah sukses mengkonsolidasikan para mantan kombatan GAM yang selama ini keberadaannya dituding sebagai "GAM Rakitan" justru mendapatkan dukungan nyata dari pendukungnya di wilayah Pidie.
Sebelumnya GAM (Gerakan Aceh Merdeka) Independen pada 24 Desember 2018 lalu, dengan tegas menggelar deklarasi dan menyatakan dukungannya kepada Capres-Cawapres pasangan nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin di Lampineung Coffe Banda Aceh.
Kini, Selasa (01/01/2019), GAM Independen melanjukan pertemuan dengan para mantan kombatan di wilayah Pidie. Hadir dalam acara tersebut lebih dari 500 orang, diantaranya Sulaiman, Muh. Yunus, Zulkifli, T. Jafar, Tgk. Maulama, Abon Anwar, Abi Razali, Tgk. Azhari, Muklis, Tgk. Sofyan, Tgk. Asnawi, Tgk. Muzakir, Tgk. Rusli serta masyarakat sekitar.
"Setelah kita deklarasikan di Banda Aceh, sekarang semakin banyak lagi yang datang di Pidie. Kami ini ada, kami ini bukan rakitan,"ujar Tgk. Syekhy dalam acara deklarasi dukungan Jokowi 2 Periode' yang digelar di Horas Kopi Pidie, sekira pukul tiga sore.
Dikatakan Syekhy, "500 orang lebih kombatan GAM Independen telah sepakat dengan sangat tegas akan memenangkan Pak Jokowi di Aceh dan mengalahkan Prabowo.
"Kami atas nama GAM Independen akan bergerak ke wilayah lain untuk memantapkan dukungan kepada Pak Jokowi. Kami GAM Independen akan membuktikan bahwa kami bukan GAM Rakitan," tegasnya.
Masih tegas Syekhy, "GAM Independen adalah mantan GAM peninggalan Tgk. Abdullah Safii (Tgl. Lah) dan almarhum Tgk. Hasan Di Tiro yang masih konsisten pada perjuangan Aceh yang bermarwah di masa damai ini.
"Kami akan terus bergerak secara masif ke seluruh Aceh dan kita buktikan sejuta GAM Independen akan memenuhi Kota Banda Aceh untuk memenangkan Pak Jokowi 2 periode," ujarnya.
"Kami juga menghimbau kepada rakyat Aceh agar tidak terprovokasi dengan fitnah yang terpuji. Mantapkan barisan untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin di Aceh," demikian harap Presidium GAM Independen, Tgk. Syekhy. (Ril)
Korps Raport Kenaikan Pangkat Personil Polres Palopo Periode 1 Januari 2019
Upacara kenaikan pangkat bintara polri; (gambar)
Kabarnasional.net, Sulawesi Selatan- Polres Palopo gelar upacara korps kenaikan pangkat bintara polri, periode 01 Januari 2019 Polres Palopo yang bertempat di halaman apel, Waka polres Palopo Kompol Woro Susilo mewakili kapolres Palopo AKBP Ardiansyah, SIK, MH, menjadi Inspektur upacara yang diikuti para pejabat utama, para kapolsek jajaran, personil polres Palopo dan ibu– ibu Bhayangkari cabang Palopo Selasa (02/1/2019) sekitar jam 07.00 Wita.
Kompol Woro Susilo memberikan amanat, bahwa sungguh merupakan suatu kebahagiaan tersendiri kepada personel yang telah melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi, disiplin serta loyalitas yang tinggi dalam bertugas sehingga mendapatkan reward dari institusi polri berupa kenaikan pangkat.
Dalam pelaksanaan upacara Korp Raport kenaikan pangkat sebanyak 36 personel diantaranya BRIPDA ke BRIPTU 7 orang, BRIPTU ke BRIGPOL 3 orang, BRIGPOL ke BRIPKA 6 orang, BRIPKA ke AIPDA 14 orang, IPDA ke IPTU 4 orang, AKP ke KOMPOL 1 orang, Pangkat penghargaan AKP ke KOMPOL 1 orang.
"Selamat kepada saudara yang telah memperoleh kenaikan pangkat, semoga dengan pangkat yang baru dapat menambah kebahagiaan saudara, serta mendorong semangat dan motivasi kerja dalam menjalankan tugas dan kewajiban yang menjadi tanggung jawab saudara, jangan cepat merasa puas atau bangga atas keberhasilan yang telah dicapai, karena suatu keberhasilan adalah langkah awal dari suatu kemenangan menuju tanggung jawab dan tantangan tugas yang lebih berat.” Kata Kompol Woro Susilo.
“Selain itu kepada ibu – ibu bhayangkari yang suaminya memperoleh kenaikan pangkat, diharapkan dapat memberikan motivasi kepada suaminya untuk lebih meningkatkan kinerja dan disiplin dalam melaksanakan tugas,” Ujarnya.
Dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat kepada Personil Polres Palopo yang mendapatkan Kenaikan Pangkat Setingkat Lebih Tinggi Personil Polres Palopo Periode 1 januari 2019 oleh Wakapolres KOMPOL Woro Susilo bersama Para Kabag, Kasat, Kapolsek jajaran, Perwira Polres Palopo dan Personil Polres Palopo (Red).
Biografi Dan Sejarah Perjuangan Hidup Musriadi Aswad, Hingga Maju Caleg DPRK Banda Aceh
Musriadi Aswad
Kabarnasional.net, Banda Aceh– Mungkin tak banyak orang yang bisa melakoni dua peran sekaligus sebagai politisi sekaligus akademisi. Namun dua peran itu bisa dijalani dengan baik oleh Musriadi Aswad, anak muda kelahiran 25 Agustus 1976 di desa Ilie, Kecamatan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh.
Menyandang status anak yatim sejak usia 2 tahun, tak membuatnya lemah dan menyerah untuk menjalani hidup kedepan. Musriadi Aswad menamatkan Sekolah Dasar (SD) Negeri 66 Ilie, kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh (1982-1988). Kemudian melanjutkan ke SLTP Negri 10 Lamteh, Banda Aceh ( 1988-1991), selanjutnya lulus di SMA Negri 4 Lam Ujong Aceh Besar, sekarang SMA Negri 1 Krueng Barona Jaya (1991-1994).
Alumni SMA Negeri 4 ini tak melanjutkan ke bangku kuliah untuk mendapatkan S1, beliau lebih memilih bekerja untuk membantu ibunya membiayai pendidikan adik-adiknya.
Pekerjaan apa saja ia lakukan , asalkan halal, seperti kerja bangunan, kernet Labi-labi, penjahit sepatu sampai menjadi pedagang ayam potong, demi keluarga.
“Awalnya saya memang tidak fokus bercita-cita menjadi seorang akademisi dan politisi. Sejak SMP hingga bangku kuliah, saya sangat senang berorganisasi. Dari situlah saya memiliki jejaring untuk membangun komunikasi dan berorganisasi,”katanya.
7 tahun jadi pengangguran tidak menyurutkan mimpinya tuk mengejar gelar sarjana di bangku kuliah. Tahun 2001 atas dorongan salah seorang Kepala Desa di Ulee Kareng, ia melanjutkan studi kuliah di Jurusan Pendidikan Biologi FKIP Universitas Serambi Mekkah, Banda Aceh untuk mendapatkan S1 nya.
Musriadi Aswad Kader HMI
Semasa kuliah di Jurusan Pendidikan Biologi FKIP Universitas Serambi Mekkah, Banda Aceh, Musriadi Aswad aktif di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) serta Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)
Musriadi Aswad, saat Wisuda di Universitas Serambi Mekkah Tahun 2006.
Gelar Strata satu (S1) ia dapatkan tahun 2006, Musriadi lantas melanjutkan studi strata dua (S2) tahun 2008 di Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Syiah Kuala, alhamdulillah selesai 2010. “ Sejak 2011 diterima mengajar di FKIP Universitas Serambi Mekkah,”sebutnya.
Suami dari Yenni Ulfiana Spd.I ini, ayah dari Muhammad Rayyan (10th) dan Jihan Khansa (6th) ini, Memiliki peluang untuk melanjutkan S2 kedua kalinya pada Pascasarjana Magister Pendidikan Biologi Unsyiah pun tidak disia- siakan.
Musriadi Aswad bersama keluarganya
Alhamdulillah sekarang Musriadi tercatat sebagai mahasiswa Program Doktor Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Medan ( Unimed).
Musriadi Aswad, saat membimbing Skripsi Mahasiswa S1 FKIP Pendidikan Biologi Universitas Serambi Mekkah.
Dalam berorganisasi ada beberapa jabatan strategis yang di jabat oleh musriadi aswad di antaranya wakil presiden mahasiswa Universitas Serambi Mekkah, Bendahara Umum HMI Cabang Kota Jantho, Wakil Ketua DPD KNPI Banda Aceh, Pengurus KAHMI Aceh, Ketua Aceh Institute Learning dan sekarang Wakil Sekretaris DPD I KNPI Aceh
Didalam politik Musriadi mulai bergabung dengan partai mulai tingkat bawah yaitu Dewan pimpinan tingkat ranting (DPRt), Ketua DPC PAN Kecamatan Ulee Kareng, Ketua DPD BM PAN Banda Aceh, Wakil Sekretaris DPW PAN Aceh, Sekretaris DPW BM PAN Aceh dan sekarang Sekretaris DPD PAN Kota Banda Aceh, baginya berpolitik itu silaturahmi dan ber- Partai Amanat Nasional kita bersaudaraku.
Menurut musriadi, "kualitas seorang anak muda ditentukan ketika dia berani berbicara hal yang besar, dan mau ambil bagian dalam hal tersebut. Berpolitik pada dasarnya adalah wujud dari budaya demokrasi itu sendiri. Demokrasi menuntut kebebasan seseorang, namun bebas yang bertanggung jawab.
Generasi muda bebas untuk berpolitik, tetapi harus memperhatikan tanggung jawabnya, yaitu berpolitik untuk memajukan negara. Kita adalah generasi muda yang menjadi pilar bangsa ini. Apakah kita hanya mau berdiam diri dan hanya menjadi penonton setia, ataukah kita maju menjadi agen-agen perubahan bangsa ke depan. ?
Musriadi Aswad, bersama Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman
Partai politik tak boleh dijauhi, melainkan harus didekati dengan masuk ke dalamnya. Pasalnya, parpol adalah pilar utama alias tulang punggung utama demokrasi. Apabila partai politiknya bagus, bagus pula pemerintahannya. Dia mencontohkan soal rekrutmen kepala daerah yang didominasi partai politik. Begitu juga seleksi sejumlah pimpinan lembaga ada di tangan partai politik melalui perwakilannya di parlemen.
Makin banyak politikus muda yang sukses, tentunya akan berdampak baik juga pada dunia politik ke depannya. “Apalagi, saat ini perlu orang-orang yang menginspirasi dan menjadi teladan dalam dunia politik, agar masyarakat, terlebih generasi muda, tidak lagi antipati terhadap dunia politik.
Foto bersama pengurus DPD PAN Kota Banda Aceh.
Setelah dinyatakan lolos verifikasi faktual oleh KIP Banda Aceh. PAN sebagai calon peserta Pemilu 2019 mendatangi, inilah Dua Sosok Potensial Kader Muda PAN Banda Aceh, Musriadi Aswad dan Ismawardi Syarbini, saat rileks membicarakan Partai kedepan.
filosofi bekerja keras dan jujur sejalan dengan motto dari Sekretaris DPD PAN Kota Banda Aceh ''hidup adalah perjuangan dan dalam berjuang dimulai dari mimpi dengan bekerja keras''(red)
Presiden Joko Widodo: Keragaman Adalah Sumber Kekuatan, Bukan Perpecahan
Kabarnasional.net, Sumatera Utara- Tuhan menganugerahi bangsa Indonesia dengan rasa persaudaraan, cinta kasih, dan persatuan yang tinggi. Oleh karena itu, keragaman yang dimiliki oleh bangsa Indonesia hendaknya tidak dipandang sebagai sumber perpecahan, tetapi sebagai sumber potensi besar dan kekuatan.
Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo dalam sambutannya saat menghadiri acara Perayaan Natal Nasional Tahun 2018. Acara tersebut digelar di Gedung Serbaguna T. Rizal Noordin, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara, pada Sabtu, (29/12/2018).
"Aset terbesar bangsa ini adalah persatuan, kerukunan, dan persaudaran. Dan persatuan yang bersumber dari keragaman bangsa kita, Indonesia, adalah kekuataan kita, yang tidak mudah dikalahkan oleh siapapun, karena persatuan kita sangat kuat,"kata Presiden di hadapan ribuan hadirin.
Presiden Joko Widodo: (Gambar)
Oleh sebab itu, Presiden mengajak semua pihak untuk terus menjaga, merawat, dan mensyukuri anugerah Tuhan berupa keragaman dan persatuan tersebut dengan saling menghormati, menghargai, membantu, dan mengasihi.
"Karena di mana ada si Rungguk, di situ ada si Tata. Di mana pun kita duduk, di situ selalu ada Tuhan Yang Maha Esa,"ucap Presiden berpantun.
Di penghujung sambutannya, Kepala Negara kembali melontarkan sebuah pantun untuk mengucapkan selamat Natal dan tahun baru.
"Terletak di tanah batang ubi jadi tunas, terletak di tanah besi jadi karat. Selamat Natal tahun 2018 dan sekaligus saya mengucapkan selamat tahun baru 2019. Kiranya damai, sejahtera, selalu hadir di negara kita Indonesia," kata Kepala Negara.
Turut mendampingi Presiden dalam acara ini antara lain, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Hukum dan HAM sekaligus Ketua Umum Perayaan Natal Nasional Tahun 2018 Yasonna Laoly, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dan Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi. (Red)
Gunawan hasan : Lakukan Konsolidasi Dan Pelatihan Saksi.
Gunawan hasan Bersama Tim : (Gambar)
Kabarnasional.net, Cibinong- Calon Legislatif (Caleg) DPR RI No urut 4 partai bekarya mengadakan konsolidasi dan pelatihan sanksi yang digelar di Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. Senin, (31/12/2018).
Acara tersebut bertujuan memperkuat TIM Gunawan hasan dan sekaligus konsolidasi untuk menangkan partai. Acara Konsolidasi Gunawan Hasan tersebut untuk DPR RI di hadiri oleh ratusan masyarakat dari beberapa desa yang ada di Kecamatan Cigudeg.
Dalam sambutannya, kepada warga gunawan hasan mengajak masyarakat untuk aktif dan fokus pada kerja pemenangan. Disamping itu juga memberi motivasi dan arahan kepada seluruh masyarakat untuk menyukseskan Pileg dengan tentram, damai dan penuh kegembiraan.
Bagi masyarakat Sosok gunawan hasan tidak asing lagi, selain dikenal dermawan, dekat dengan masyarakat dan sering membantu warga, beliau juga kerap berkunjung dan menginap bersama warga.
/Gunawan Bersama Warga ; (Gambar/Red)
Dalam paparannya kepada warga, Tim gunawan hasan telah menyiapkan program terbaik bagi upaya mensejahterakan rakyat.
"Kami menawarkan gagasan, program dan roadmap pengembangan perekonomian agar seluruh masyarakat memperoleh perbaikan kesejahteraan berarti,"katanya Gunawan.
Lanjutnya, "Selain itu, kami juga mengajak masyarakat untuk mengenali caleg yang dipilih, kenali calegnya, cari tau trackrecord, pengalaman, kejelasan program, dan Visi-Misi, itu sangat penting, "paparnya.
"Pileg haruslah menjadi wadah untuk mengadu gagasan dan visi misi partai, dan menjauhui isu SARA yang dapat memancing pertikaian di media sosial maupun masyarakat secara langsung,"tutupnya Gunawan. (Red)
Maju Calon Anggota DPRA, Safruddin Razali Usung Tiga Visi-Misi
Dok photo. Safruddin Razali Calon Anggoota DPRA No. Urut 8 dapil-1 Aceh
Kabarnasional.net - Maju sebagai Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Safruddin Razali Usung (3) Visi-Misi dalam memperjuang aspirasi masyarakat Aceh, Senin (31/12/2018)
Kepada media Kabarnasional.net Safruddin Razali menjelaskan bahwa dirinya maju sebagai Calon Anggota DPRA lewat Partai Nanggroe Aceh (PNA) No. Urut 8 yang meliputi daerah pilihan Kota Sabang, Kota Banda Aceh dan Aceh Besar.
Visi-Misi
Beranjak Dari Rakyat, Bekerja Bersama Rakyat, Atas Kepentingan Rakyat Dalam
“Megwujudkan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh yang aspiratif, demokratis, profesional, dan proporsional dalam rangka memperkuat Tata Pemerintahan Daerah Otonomi Khusus yang harmonis, dinamis, berkeadilan, dan Sejahtera”
Misi
Mejunjung tinggi Nilai-nilai Keislaman sebagai landasan utama masyarakat Aceh yang memiliki kemajemukan dalam berbagai keyakinan. Serta mendukung program kerja Pemerintah Aceh yang tertuang dalam Visi-Misi untuk jangka waktu lima tahun kedepan.
Menjadikan DPR-Aceh sebagai lembaga pengambil kebijakan publik dan keputusan politik yang berkualitas atas kepentingan masyarakat Aceh tanpa membedakan Suku, Ras, Agama dan Bahasa.
Memperjuangkan aspirasi Masyakat Aceh untuk mengwujudkan kehidupan yang adil dan makmur. Melalui sektor Pemberdayaan Ekonomi masyarakat dalam bidang, Perkebunan, Pertanian, Perikanan, Pariwisata, UKM, Sosial dan Budaya serta Pelestarian Lingkungan hidup.
Lebih lanjut, Safrdudi Razali juga manambahkan bahwa, dirinya maju sebagai Wakil Rakyat pada 2019 ingin adanya perubahan dalam kemajuan Aceh dimasa mendatang, melalui tiga Visi-Misi utamanya dalam bekerja di lembaga legislatif. "Maju bukan hanya sekedar maju saja melainkan membawa berbagai program untuk kepentingan masyarakat". Adapun penjabaran Visi-Misi sebagai berikut.
Memaksimalkan Penerapan Syariat Islam
Provinsi Aceh memiliki kewenangan Khusus dalam penerapan syariat Islam. Dengan mendorong lembaga terkait untuk menerapkan aturan yang berlaku sesuai dengan qanun yang telah ditetapkan.
- Mengawasi dan mengimplementasi penerapan aturan yang berlaku, tanpa membeda status sosial
- Mendorong pihak Eksekutif untuk melaksanakan berbagai aktifitas yang bertujuan membangun nilai-nilai Ukhuwah Islamiyah
Mejadikan Lembaga DPR-Aceh sebagai lembaga pengontrol kebijakan publik yang mengedepankan kepantingan masyarakat Aceh, melalui
- Mendorong pihak esekutif dan legislatif dalam mengawasi alokasi anggaran serta pengawasan dalam proses pembangunan jangka panjang diseluruh Kabupaten/Kota.
- Mengawasi alokasi Anggaran pembangunan usaha-usaha ekonomi produktif
Mendorong Dinas/Lembaga terkait untuk memprioritaskan pengembangan unit Usaha/Kelompok dalam jangka panjang, serta memperjuangkan lahirnya usaha-usaha ekonomi mikro pada tingkat desa melalui:
- Memperjuangkan Alokasi Anggaran pada lembaga terkait untuk membangun usaha-usaha ekonomi produktif pada tingkat Desa/Kecamatan
- Mendorong pihak Eksekutif untuk menjalin kerjasama dengan pihak luar untuk memasarkan hasil pada sektor, Perikanan, Perkebunan, Pertanian, dan
- Memperjuangkan dan mendorong tumbuhnya kelompok perekonomian bagi kaum perempuan, serta memiliki hak untuk berpatisipasi secara penuh dalam proses pengambilan kebijakan di ruang Publik.(Hd/Red)
Ketua KoPPA: Perayaan Tahun Baru Masehi Bukan Budaya Aceh. !
Ketua KoPPA Abdul Jabbar; (gambar)
Kabarnasional.net, Banda Aceh- Perayaan tahun baru masehi yang sangat dinanti-nanti umat kristiani merupakan budaya yang sudah mengakar di dunia bahkan di Indonesia. Perayaan ini umumnya dilakukan dengan beragam ungkapan kebahagiaan oleh masyarakat khususnya umat nasrani, seperti diketahui perayaan ini banyak dilakukan dengan kembang api, arak-arakan keliling kota, pesta, dan berkumpulnya pria dan wanita di satu tempat untuk berbagai ritual seperti berdoa dan melantunkan harapan-harapan dalam bentuk keceriaan.
Tidak seperti provinsi lain pada umumnya, pemerintah kabupaten dan kota di seluruh Aceh melarang perayaan tahun baru masehi.
Hal ini diaminkan ketua Komite Persatuan Pemuda Aceh (KoPPA) Abdul Jabbar melalui pernyataannya bahwa perayaan tahun baru masehi tidak dikenal di Aceh dan bukan merupakan budaya Aceh yang sejatinya memiliki aturan syariat Islam.
"Perayaan tahun baru masehi tidak dikenal dan bukan budaya disini (Aceh) karena kita memiliki hukum kita sendiri yaitu syariat Islam." ungkapnya via telfon minggu dini hari. Minggu (30/12/2018).
TOLERANSI BUKAN BERARTI IKUT MERAYAKAN
Terlebih dari itu, Jabbar mengatakan bahwa salah jika mengartikan toleransi adalah ikut merayakan ritual dan budaya agama lain.
"Toleransi itu bukan ikut merayakan tapi tidak mengganggu umat agama lain beribadah sesuai kayakinan masing-masing. Itu makna dari lakum dinukum wa liya din jadi jangan di ada plesetan makna disini." katanya lagi.
warga muslim Aceh bukanlah katak di bawah tempurung yang menutup diri dan menafikan budaya dan agama lain. "Buktinya di Aceh bebas beragama dan tidak diganggu tetapi merupakan hak kami untuk melarang warga kami yang muslim untuk ikut budaya di luar budaya Islam."
Jabbar melalui konferensi pers nya mengatakan bahwa pemuda Aceh melalui KoPPA sangat mendukung kebijakan pemerintah kabupaten dan kota di Aceh dalam hal perayaan tahun baru masehi. "Kami pemuda Aceh sangat mendukung kebijakan ini. Dan ini tidak melanggar hukum." pungkasnya. (Red)
Bhabinkamtibmas Polres Palopo Bantu Warga Renovasi Mesjid
Kabarnasional.net, Palopo- Cuaca cerah dan kehidupan berdampingan, warga Kel. Balandai Kota Palopo khususnya yang beragama muslim berbondong-bondong mendatangi masjid Nurul Yaqin Lemo-lemo untuk kerja bakti dalam rangka merenovasi. Minggu (30/12/2018).
Tidak ketinggalan petugas bhabinkamtibmas Kelurahan setempat ikut andil dalam kegiatan kerja bakti tersebut.
Kali ini Aiptu Jafar SH selaku petugas Bhabinkantibmas Kelurahan Balandai ikut serta dalam kerja bakti dan renovasi masjid Nurul Yaqin Lemo-lemo.
"Masjid yang berada di Jalan Poros Palopo Masamba tersebut rencananya akan di percantik, oleh karena itu, warga Kelurahan Balandai mengadakan kerja bakti untuk melakukan Renovasi Mesjid tersebut,"katanya Aiptu Jafar.
Terlihat Aiptu Jafar SH tanpa ragu ikut lakukan campur semen dan pasir, Meskipun dengan hanya bermodalkan alat-alat yang sangat sederhana seperti sekop, cangkul dan lainnya, antusiasme dan semangat para pekerja tidaklah rendah.
“Saya tanpa ragu ikut langsung membantu renovasi masjid bukan karena saya ini sebagai polisi melainkan panggilan sebagai sesama manusia, sebagai sesama muslim dan sebagai sesama warga Negara Indonesia yang solid," Ujar Aiptu Jafar SH.
Kerja bakti ini di mulai sejak pagi hari smpai sore hari. “Segala sesuatu jika dilakukan dengan senang hati dan ikhlas akan terasa sangat mudah, itulah kenapa jika kita senang untuk membantu dengan ikhlas tidak akan menjadi beban untuk kita,"tegas Bhabinkamtibmas tersebut. ( Red)
Wakapolda Sulsel Hadiri Pelantikan Bupati Sidrap & Jeneponto
Kabarnasional.net, Makassar - Wakapolda Sulsel Brigjen. Pol. Drs. Adnas, M.Si. menghadiri Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Bupati/Wakil Bupati Sidenreng Rappang dan Bupati/Wakil Bupati Jeneponto yang bertempat di Ruang Pola kantor Bupati di Jln Jend Urip Sumohardjo Kota Makassar, Senin (31/12/2018) pada pukul 09.00 Wita.
Pelantikan tersebut di pimpin oleh Gubernur Sulsel. Prof Nurdin Abdullah. Turut hadir Kasdam XIV/Hasanuddin, unsur Forkopimda Sulsel, Pejabat Utama TNI AU & AL.
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Pelantikan Bupati/Wakil Bupati Sidenreng Rappang serta Bupati/Wakil Bupati Jeneponto dan dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan.
Di akhir kegiatan, Wakapolda Sulsel memberikan ucapan selamat sekaligus berjabat tangan dengan Bupati/Walikota yang telah dilantik. (Red)
KPK Akan Periksa Imam Nahrawi Terkait Dana Hibah KONI
Imam Nahrawi: (Gambar)
Kabarnasional.net, Lampung- Menpora, Imam Nahrawi sudah masuk dalam daftar
pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pasca Operasi Tangkap Tangan
(OTT) terkait suap dana hibah dari komite olah raga nasional indonesia (KONI).
"pemeriksaannya pasti, pasti diklarifikasi, pasti diperiksa (imam
nahrawi),"ujar ketua kpk agus rahardjo di kantornya, jakarta, jumat
(28/12).
namun, agus mengelak menjawab apakah mungkin berujung sebagai tersangka.'jangan di-declare di sini, tunggu saja," katanya.
kpk telah menetapkan lima tersangka, tiga diantaranya merupakan penerima suap
yakni deputi iv kemenpora mulyana, ppk kemenpora adhi purnama dan staf
kemenpora eko triyanto.
sebagai pemberi suap adalah sekjen koni ending fuad hamidy dan bendahara umum koni jhoni e. awuy. alat bukti yang diamankan kpk berupa uang tunai rp 318 juta, buku tabungan, kartu atm dengan saldo rp 100 juta, satu unit mobil chevrolet dan bingkisan uang tunai senilai rp 7 miliar. [hms]
(sumber:rmollampung.com)
Akhiri Tahun 2018, Polda Sulsel Gelar Dzikir dan Doa bersama Masyarakat Sulsel
Kabarnasional.net, Sulsel– Dalam rangka menyambut akhir tahun 2018, Polda Sulsel menggelar Doa, Dzikir dan Istighasah bersama di Aula Pharamartha SPN Batua Polda Sulsel, Jln. Urip Sumohardjo kota Makassar, Jum’at (28/12/2018) pada pukul 19.30 Wita.
Doa dan Dzikir bersama tersebut dipimpin oleh Ustad H. Muh. Yusuf. Dan diikuti Wakapolda Sulsel Brigjen. Pol. Drs. Adnas, M.Si, Pejabat Utama Polda Sulsel, Personel Polda Sulsel, Siswa SPN Batua beserta Masyarakat Sulawesi Selatan.
Sebagai pembuka kegiatan, Wakapolda Sulsel memberikan sambutan, Adapun sambutannya, ”Sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kita sebagai anggota Polri untuk hadir di masyarakat untuk berikan jaminan keamanan, apalagi kita akan menyambut malam tahun baru 2019,” Tegasnya
Masih di tempat yang sama, Sosok nomor dua di Polda Sulsel itu menghimbau kepada masyarakat Sulsel agar tidak menggelar acara hiburan dalam menyambut tahun baru 2019. (Red)
Serapan Anggaran Rendah, YARA Minta Plt Gubernur Aceh Evaluasi P2K- APBA
Foto : Safaruddin Ketua YARA
Kabarnasional.net, Banda Aceh- Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Safaruddin meminta Plt Gubernur Aceh untuk mengevaluasi kinerja Unit Kerja Percepatan dan Pengendalian P2K-APBA.
P2K harusnya bisa membantu Gubernur dalam penyerapan anggaran pembangunan sehingga pembangunan di Aceh dapat maksimal dan di nikmati oleh masyarakat. Banda Aceh, Jum'at (12/14/2018).
Safaruddin Mengungkapkan, "unit P2K harusnya membantu Gubernur dalam penyerapan anggaran untuk pembangunan sehingga hasil dari serapan anggrannya dalam bentuk bangunan fisik dapat di nikmati oleh masyarakat,"ungkap Safar.
Dari pantauan YARA, "Progres penyerapam APBA per 26 Desember 2018 hanya sebesar 74,4 % sisa 10,6% atau sekitar 1,62 T dengan rincian anggran yang belum terserap:
1. PUPR 436M
2. Pengairan 256 M
3. Dinkes 162 M
4. Perkim 66 M
5. DPKA 32M
6. Dispora 29
7. Tanbun 21 M
8. Disnaker 21 M
9.Dishub 20 M
10. Dis ternakan 15 M
11. Arsip & Perpus 13 M
"Dari pantauan kami, serapan APBA masih 74,4% dari target realisasi 85% APBA per 26 Desember 2018 atau masih bersisa sekitar 1,62 Triliun dengan sebaran di berbagai SKPA, ini sangat berbahaya bagi keberlanjutan pembangunan di Aceh,"Tambah Safar.
"Selain kinerja dalam percepatan dan pengendalian P2K juga banyak menimbulkan masalah dalam pembangunan Aceh terutama yang menggunakan dana Otsus dimana dengan percepatan yang dilakukan oleh P2K banyak perencanaan pembangunan strategis dari dinas teknis tidak matang, seperti banyak pembangunan yang tidak ada AMDAL/Izin Lingkungan, perencanaan proyek yang tidak matang, lahan yang belum jelas, pembebasan tanah yang tidak clear and clea, dan fungsi pengendalian yang dilakukan oleh P2K juga tidak berjalan dengan baik dan salah arah karena banyak permasalah diperencanaan yang terlanggar, sehingga bukan pengendalian yang di peroleh tapi malah berefek kepada kerugian negara ini terbukti dari banyaknya proyek staregis yang tidak selesai dan tidak dapat dikendalikan dengan benar sesuai mekanisme dan peraturan yang berlaku,"jelasnya.
"Upaya Penyelamatan Proyek Kritis, Saat ini banyak proyek kontruksi yang strategis di Aceh tidak selesai diakhir tahun maka Pemerintah Aceh perlu mengambil langkah-langkah penting sebagai upaya penyelamatan tersebut dengan membuat regulasi penyelamatan seperti Pergub pemberian kesempatan penyelesaian proyek konstrukasi strategis diakhir tahun atau Pergub Kontrak Kritis di Akhir Tahun".
Sehingga jika proyek tersebut tidak selesai malah memberikan efek yang lebih besar karena banyak kontrak yang di putus berakibat banyak bangunan jalan, jembatan, gedung dan sarana prasarana publik lainnya tidak dapat berfungsi, ini dapat menimbulkan kerugian negara dan dana Otsus untuk Aceh tidak bermanfaat. (Red)













































