Baca juga : gam independen Bentuk ratusan mantan kombatan
GAM Independen Tanggapi Ocehan Fahri Hamzah Di Twitter, Ini Kata Tgk Syekhy. !
GAM Independen : (Gambar)
Kabarnasional.net, Banda Aceh - Presidium GAM Independen, Tgk. Sufaini Usman Syekhy mengkritik keras pernyataan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah terkait wacana Ikatan Da'i Aceh yang mengusulkan tes baca Al Qur'an bagi capres-cawapres. Rabu (2/1/2019).
Dalam cuitannya di twitter tanggal 31 Desember 2018, @Fahrihamzah menuliskan "Harusnya gak usah dijawab,@Prabowo pernah tinggal di Jordan 2-3 tahun. Emang bisa tinggal di Negara Arab tanpa penyesuaian lidah? Jangan seret Prabowo ke pertandingan kelas bawah apalagi lawannya juga bukan qori...".
Baca juga : gam independen Bentuk ratusan mantan kombatan
Baca juga : gam independen Bentuk ratusan mantan kombatan
Menurut Syekhy, kepada media kabarnasional.net menjelaskan, "pernyataan Fahri Hamzah tersebut sangat konyol, menyebut baca Al Qur'an oleh capres merupakan pertandingan kelas bawah,"katanya Syekhy.
"Kami atas nama GAM Independen, mengecam keras pernyataan Fahri Hamzah menganggap rendah wacana tes baca Al Qur'an capres-cawapres yang diusulkan Ikatan Da'i Muda Aceh,"ujar Syekhy.
Lanjutnya Syekhy, "ini sangat melukai hati umat islam dan khususnya Bangsa Aceh sebagai daerah yang menerapkan syariat islam. Fahri jangan hina syariah hanya demi membela Prabowo. Pernyataan Fahri Hamzah sangat konyol.
Kita mendesak Fahri Hamzah meminta maaf kepada ummat islam dan Bangsa Aceh khususnya," demikian kata Syekhy dalam rilisnya. (Ril)
GAM Independen Bentuk Ratusan Mantan Kombatan Di Pidie, Syekhy : Ini Bukan GAM Rakitan
GAM Independen : (Gambar)
Kabarnasional.net Pidie- GAM (Gerakan Aceh Merdeka) Independen dibawah Presidium Tgk. Sufaini Usman Syekhy semakin nyata menunjukkan taji dan eksistensinya dalam politik Aceh. Setelah sukses mengkonsolidasikan para mantan kombatan GAM yang selama ini keberadaannya dituding sebagai "GAM Rakitan" justru mendapatkan dukungan nyata dari pendukungnya di wilayah Pidie.
Sebelumnya GAM (Gerakan Aceh Merdeka) Independen pada 24 Desember 2018 lalu, dengan tegas menggelar deklarasi dan menyatakan dukungannya kepada Capres-Cawapres pasangan nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin di Lampineung Coffe Banda Aceh.
Kini, Selasa (01/01/2019), GAM Independen melanjukan pertemuan dengan para mantan kombatan di wilayah Pidie. Hadir dalam acara tersebut lebih dari 500 orang, diantaranya Sulaiman, Muh. Yunus, Zulkifli, T. Jafar, Tgk. Maulama, Abon Anwar, Abi Razali, Tgk. Azhari, Muklis, Tgk. Sofyan, Tgk. Asnawi, Tgk. Muzakir, Tgk. Rusli serta masyarakat sekitar.
"Setelah kita deklarasikan di Banda Aceh, sekarang semakin banyak lagi yang datang di Pidie. Kami ini ada, kami ini bukan rakitan,"ujar Tgk. Syekhy dalam acara deklarasi dukungan Jokowi 2 Periode' yang digelar di Horas Kopi Pidie, sekira pukul tiga sore.
Dikatakan Syekhy, "500 orang lebih kombatan GAM Independen telah sepakat dengan sangat tegas akan memenangkan Pak Jokowi di Aceh dan mengalahkan Prabowo.
"Kami atas nama GAM Independen akan bergerak ke wilayah lain untuk memantapkan dukungan kepada Pak Jokowi. Kami GAM Independen akan membuktikan bahwa kami bukan GAM Rakitan," tegasnya.
Masih tegas Syekhy, "GAM Independen adalah mantan GAM peninggalan Tgk. Abdullah Safii (Tgl. Lah) dan almarhum Tgk. Hasan Di Tiro yang masih konsisten pada perjuangan Aceh yang bermarwah di masa damai ini.
"Kami akan terus bergerak secara masif ke seluruh Aceh dan kita buktikan sejuta GAM Independen akan memenuhi Kota Banda Aceh untuk memenangkan Pak Jokowi 2 periode," ujarnya.
"Kami juga menghimbau kepada rakyat Aceh agar tidak terprovokasi dengan fitnah yang terpuji. Mantapkan barisan untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin di Aceh," demikian harap Presidium GAM Independen, Tgk. Syekhy. (Ril)
Moesee Aceh Gelar Kunjungan Kerjasama Ke Melayu Pulau Pinang Malaysia
moesse Aceh bersama persatuan melayu pulau pinang : (gambar)
Kabarnasional.net, Malaysia - Moesee Aceh yang terdiri dari beberapa Putra- Putri Aceh melakukan kunjungan dan kerjasama terhadap Persatuan Melayu Pulau Pinang, di Pulau Pinang, Malaysia. Rabu (02/01/2019).
Presiden Persatuan Melayu Pulau Pinang, Tan Sri Dato' Haji Mohd Yussof Latiff menyambut kedatangan Moesee Aceh dengan hangat dan penuh haru.
Kegiatan ini dilakukan dalam rangka Muafakat Nusantara Aceh-Malaysia dimana disini ada muafakat besar yang akan terjalin dalam bentuk kerjasama serta pengembangan Melayu Nusantara.
Tan Sri Dato' Haji Mohd Yussof Latiff kepada Media Kabarnasional.net menjelaskan, "Hubungan persaudaraan ini perlu dirajut kembali guna menjaga dan menarik kembali ukhuwah yang pernah terjalankan dimasa dahulu khususnya Aceh-Malaysia yang hampir hilang.
"Melayu punya peran peran penting dalam membangun peradaban sosial, pendidikan, ekonomi dan budaya di Asia Tenggara. Jika ini tidak dibina dan dirawat serta tidak dikuatkan kesatuannya, maka melayu ini akan kehilangan keberadaan serta juga hilang perannya,"Kata presiden melayu pulau pinang.
Hal ini dibenarkan oleh Ketua seuramoe pasee, Murtadha, "bahwa kita hari ini masih dapat bersosial diakibatkan karena peran penting melayu dalam kepeduliannya terhadap sesama, terbukti salah satu acuan besar yang kita hadapi sekarang dalam perdebatan melayu siapa punya"katanya.
Menurutnya, "melayu ini jauh sebelum Indonesia, Malaysia, Singapore, Brunai Darussalam, Thailand, Vietnam dan beberapa wilayah lainnya yang terdapat dikawasan Asia Tenggara ini ada, maka melayu itu sudah ada. Hal ini bisa kita lihat dari segi bahasa, seni, senjata khas, pakaian adat dan lainnya yang menurutnya sangat serumpun walaupun terdapat sedikit perbedaan.
Harapannya, "marilah kita sama sama mewujudkan silaturrahmi dan persaudaraan ini tetap kuat dan terjaga sehingga melayu ini tidak terasingkan dari rumahnya sendiri. Kita belajar banyak dari melayu ini, maka patutlah kita menjaganya. Sosial, budaya, pendidikan dan ekonomi teruslah kita putar dengan gaya melayu dan khas yang ada dari setiap wilayah yang kita punya,"harapnya Tan Sri.
"Ada dua hal yang bisa kita lakukan sekarang ini jika kita ingin menyelamatkan melayu ini.
Menuntut perubahan dan menciptakan perubahan. Jika kita tidak sanggup dengan aksi gerakan masa dalam menuntut perubahan dalam sistem yang ada dan terabaikan, maka lakukan lah dalam menciptakan perubahan itu dengan sistem yang anda punya yaitu dengan cara ambil peran dari segi pendidikan, sosial dan budaya nya,"ujar Ketua Moesee Aceh.
Harapannya, "marilah kepada seluruh handal taulan kita merajut kembali hubungan saudara yang pernah kita punya, ikat kembali persaudaraan ini dengan kuat dan kita hidup serumpun serta rukun dan hasilnya apa yang kita impikan betul adanya akan terjadi,"tutupnya. (Red/HR)
Korps Raport Kenaikan Pangkat Personil Polres Palopo Periode 1 Januari 2019
Upacara kenaikan pangkat bintara polri; (gambar)
Kabarnasional.net, Sulawesi Selatan- Polres Palopo gelar upacara korps kenaikan pangkat bintara polri, periode 01 Januari 2019 Polres Palopo yang bertempat di halaman apel, Waka polres Palopo Kompol Woro Susilo mewakili kapolres Palopo AKBP Ardiansyah, SIK, MH, menjadi Inspektur upacara yang diikuti para pejabat utama, para kapolsek jajaran, personil polres Palopo dan ibu– ibu Bhayangkari cabang Palopo Selasa (02/1/2019) sekitar jam 07.00 Wita.
Kompol Woro Susilo memberikan amanat, bahwa sungguh merupakan suatu kebahagiaan tersendiri kepada personel yang telah melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi, disiplin serta loyalitas yang tinggi dalam bertugas sehingga mendapatkan reward dari institusi polri berupa kenaikan pangkat.
Dalam pelaksanaan upacara Korp Raport kenaikan pangkat sebanyak 36 personel diantaranya BRIPDA ke BRIPTU 7 orang, BRIPTU ke BRIGPOL 3 orang, BRIGPOL ke BRIPKA 6 orang, BRIPKA ke AIPDA 14 orang, IPDA ke IPTU 4 orang, AKP ke KOMPOL 1 orang, Pangkat penghargaan AKP ke KOMPOL 1 orang.
"Selamat kepada saudara yang telah memperoleh kenaikan pangkat, semoga dengan pangkat yang baru dapat menambah kebahagiaan saudara, serta mendorong semangat dan motivasi kerja dalam menjalankan tugas dan kewajiban yang menjadi tanggung jawab saudara, jangan cepat merasa puas atau bangga atas keberhasilan yang telah dicapai, karena suatu keberhasilan adalah langkah awal dari suatu kemenangan menuju tanggung jawab dan tantangan tugas yang lebih berat.” Kata Kompol Woro Susilo.
“Selain itu kepada ibu – ibu bhayangkari yang suaminya memperoleh kenaikan pangkat, diharapkan dapat memberikan motivasi kepada suaminya untuk lebih meningkatkan kinerja dan disiplin dalam melaksanakan tugas,” Ujarnya.
Dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat kepada Personil Polres Palopo yang mendapatkan Kenaikan Pangkat Setingkat Lebih Tinggi Personil Polres Palopo Periode 1 januari 2019 oleh Wakapolres KOMPOL Woro Susilo bersama Para Kabag, Kasat, Kapolsek jajaran, Perwira Polres Palopo dan Personil Polres Palopo (Red).
Biografi Dan Sejarah Perjuangan Hidup Musriadi Aswad, Hingga Maju Caleg DPRK Banda Aceh
Musriadi Aswad
Kabarnasional.net, Banda Aceh– Mungkin tak banyak orang yang bisa melakoni dua peran sekaligus sebagai politisi sekaligus akademisi. Namun dua peran itu bisa dijalani dengan baik oleh Musriadi Aswad, anak muda kelahiran 25 Agustus 1976 di desa Ilie, Kecamatan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh.
Menyandang status anak yatim sejak usia 2 tahun, tak membuatnya lemah dan menyerah untuk menjalani hidup kedepan. Musriadi Aswad menamatkan Sekolah Dasar (SD) Negeri 66 Ilie, kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh (1982-1988). Kemudian melanjutkan ke SLTP Negri 10 Lamteh, Banda Aceh ( 1988-1991), selanjutnya lulus di SMA Negri 4 Lam Ujong Aceh Besar, sekarang SMA Negri 1 Krueng Barona Jaya (1991-1994).
Alumni SMA Negeri 4 ini tak melanjutkan ke bangku kuliah untuk mendapatkan S1, beliau lebih memilih bekerja untuk membantu ibunya membiayai pendidikan adik-adiknya.
Pekerjaan apa saja ia lakukan , asalkan halal, seperti kerja bangunan, kernet Labi-labi, penjahit sepatu sampai menjadi pedagang ayam potong, demi keluarga.
“Awalnya saya memang tidak fokus bercita-cita menjadi seorang akademisi dan politisi. Sejak SMP hingga bangku kuliah, saya sangat senang berorganisasi. Dari situlah saya memiliki jejaring untuk membangun komunikasi dan berorganisasi,”katanya.
7 tahun jadi pengangguran tidak menyurutkan mimpinya tuk mengejar gelar sarjana di bangku kuliah. Tahun 2001 atas dorongan salah seorang Kepala Desa di Ulee Kareng, ia melanjutkan studi kuliah di Jurusan Pendidikan Biologi FKIP Universitas Serambi Mekkah, Banda Aceh untuk mendapatkan S1 nya.
Musriadi Aswad Kader HMI
Semasa kuliah di Jurusan Pendidikan Biologi FKIP Universitas Serambi Mekkah, Banda Aceh, Musriadi Aswad aktif di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) serta Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)
Musriadi Aswad, saat Wisuda di Universitas Serambi Mekkah Tahun 2006.
Gelar Strata satu (S1) ia dapatkan tahun 2006, Musriadi lantas melanjutkan studi strata dua (S2) tahun 2008 di Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Syiah Kuala, alhamdulillah selesai 2010. “ Sejak 2011 diterima mengajar di FKIP Universitas Serambi Mekkah,”sebutnya.
Suami dari Yenni Ulfiana Spd.I ini, ayah dari Muhammad Rayyan (10th) dan Jihan Khansa (6th) ini, Memiliki peluang untuk melanjutkan S2 kedua kalinya pada Pascasarjana Magister Pendidikan Biologi Unsyiah pun tidak disia- siakan.
Musriadi Aswad bersama keluarganya
Alhamdulillah sekarang Musriadi tercatat sebagai mahasiswa Program Doktor Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Medan ( Unimed).
Musriadi Aswad, saat membimbing Skripsi Mahasiswa S1 FKIP Pendidikan Biologi Universitas Serambi Mekkah.
Dalam berorganisasi ada beberapa jabatan strategis yang di jabat oleh musriadi aswad di antaranya wakil presiden mahasiswa Universitas Serambi Mekkah, Bendahara Umum HMI Cabang Kota Jantho, Wakil Ketua DPD KNPI Banda Aceh, Pengurus KAHMI Aceh, Ketua Aceh Institute Learning dan sekarang Wakil Sekretaris DPD I KNPI Aceh
Didalam politik Musriadi mulai bergabung dengan partai mulai tingkat bawah yaitu Dewan pimpinan tingkat ranting (DPRt), Ketua DPC PAN Kecamatan Ulee Kareng, Ketua DPD BM PAN Banda Aceh, Wakil Sekretaris DPW PAN Aceh, Sekretaris DPW BM PAN Aceh dan sekarang Sekretaris DPD PAN Kota Banda Aceh, baginya berpolitik itu silaturahmi dan ber- Partai Amanat Nasional kita bersaudaraku.
Menurut musriadi, "kualitas seorang anak muda ditentukan ketika dia berani berbicara hal yang besar, dan mau ambil bagian dalam hal tersebut. Berpolitik pada dasarnya adalah wujud dari budaya demokrasi itu sendiri. Demokrasi menuntut kebebasan seseorang, namun bebas yang bertanggung jawab.
Generasi muda bebas untuk berpolitik, tetapi harus memperhatikan tanggung jawabnya, yaitu berpolitik untuk memajukan negara. Kita adalah generasi muda yang menjadi pilar bangsa ini. Apakah kita hanya mau berdiam diri dan hanya menjadi penonton setia, ataukah kita maju menjadi agen-agen perubahan bangsa ke depan. ?
Musriadi Aswad, bersama Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman
Partai politik tak boleh dijauhi, melainkan harus didekati dengan masuk ke dalamnya. Pasalnya, parpol adalah pilar utama alias tulang punggung utama demokrasi. Apabila partai politiknya bagus, bagus pula pemerintahannya. Dia mencontohkan soal rekrutmen kepala daerah yang didominasi partai politik. Begitu juga seleksi sejumlah pimpinan lembaga ada di tangan partai politik melalui perwakilannya di parlemen.
Makin banyak politikus muda yang sukses, tentunya akan berdampak baik juga pada dunia politik ke depannya. “Apalagi, saat ini perlu orang-orang yang menginspirasi dan menjadi teladan dalam dunia politik, agar masyarakat, terlebih generasi muda, tidak lagi antipati terhadap dunia politik.
Foto bersama pengurus DPD PAN Kota Banda Aceh.
Setelah dinyatakan lolos verifikasi faktual oleh KIP Banda Aceh. PAN sebagai calon peserta Pemilu 2019 mendatangi, inilah Dua Sosok Potensial Kader Muda PAN Banda Aceh, Musriadi Aswad dan Ismawardi Syarbini, saat rileks membicarakan Partai kedepan.
filosofi bekerja keras dan jujur sejalan dengan motto dari Sekretaris DPD PAN Kota Banda Aceh ''hidup adalah perjuangan dan dalam berjuang dimulai dari mimpi dengan bekerja keras''(red)
Presiden Joko Widodo Siap Penuhi Undangan Ikatan Da'i Aceh Tes Baca Al-Qur'an
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo: (Gambar)
Kabarnasional.net, Lampung- PDI Perjuangan memastikan calon presiden Joko Widodo siap jika harus menjalani tes baca Al-Qur'an yang digagaskan oleh Ikatan Da'i Aceh.
"Saya rasa Pak Jokowi itu siap saja," ujar politisi PDIP, Maruarar Sirait di Senayan, Jakarta, Minggu (30/12/2018).
Meski begitu, Ara Sapaan akrabnya, meminta soal tes membaca Alquran tidak berbenturan dengan aturan perundang-undangan.
Capres- cawapres 2019, Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, mendapatkan undangan tes membaca Alquran dari Dewan Ikatan Dai Aceh. Undangan ini mendapat respons berbedar di kedua kubu.
Terkait soal ajaran agama, Ara pastikan bahwa Jokowi adah figur agamis yang berwawasan kebangsaan,"Pak jokowi sangat jelas seorang yang agamis sekaligus seorang yang nasionalis,"ujar Ara. (Red).
Sumber: Rmollampung.comPresiden Joko Widodo: Keragaman Adalah Sumber Kekuatan, Bukan Perpecahan
Kabarnasional.net, Sumatera Utara- Tuhan menganugerahi bangsa Indonesia dengan rasa persaudaraan, cinta kasih, dan persatuan yang tinggi. Oleh karena itu, keragaman yang dimiliki oleh bangsa Indonesia hendaknya tidak dipandang sebagai sumber perpecahan, tetapi sebagai sumber potensi besar dan kekuatan.
Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo dalam sambutannya saat menghadiri acara Perayaan Natal Nasional Tahun 2018. Acara tersebut digelar di Gedung Serbaguna T. Rizal Noordin, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara, pada Sabtu, (29/12/2018).
"Aset terbesar bangsa ini adalah persatuan, kerukunan, dan persaudaran. Dan persatuan yang bersumber dari keragaman bangsa kita, Indonesia, adalah kekuataan kita, yang tidak mudah dikalahkan oleh siapapun, karena persatuan kita sangat kuat,"kata Presiden di hadapan ribuan hadirin.
Presiden Joko Widodo: (Gambar)
Oleh sebab itu, Presiden mengajak semua pihak untuk terus menjaga, merawat, dan mensyukuri anugerah Tuhan berupa keragaman dan persatuan tersebut dengan saling menghormati, menghargai, membantu, dan mengasihi.
"Karena di mana ada si Rungguk, di situ ada si Tata. Di mana pun kita duduk, di situ selalu ada Tuhan Yang Maha Esa,"ucap Presiden berpantun.
Di penghujung sambutannya, Kepala Negara kembali melontarkan sebuah pantun untuk mengucapkan selamat Natal dan tahun baru.
"Terletak di tanah batang ubi jadi tunas, terletak di tanah besi jadi karat. Selamat Natal tahun 2018 dan sekaligus saya mengucapkan selamat tahun baru 2019. Kiranya damai, sejahtera, selalu hadir di negara kita Indonesia," kata Kepala Negara.
Turut mendampingi Presiden dalam acara ini antara lain, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Hukum dan HAM sekaligus Ketua Umum Perayaan Natal Nasional Tahun 2018 Yasonna Laoly, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dan Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi. (Red)
Gelar Pengajian Dan Doa Bersama, Berikut Penjelasan Tgk Syukri
Kabarnasional.net, Bireuen – Dalam mengantisipasi adanya kegiatan negatif pada saat malam pergantian tahun baru. Masyarakat gampong Suka Rame kec. Makmur gelar pengajian dan doa bersama di Meunasah Gampong pada Malam Senin, (31/12/2018).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Tgk Syukri Alamsyah
Dalam pengajian ini, Tgk Syukri menyampaikan kepada jamaahnya, "untuk memulai perubahan dalam hidup ke arah yang lebih baik, kita suka mengimpikan perubahan secara drastis, perubahan besar, yang ada hanyalah mimpi. Maka mulailah dengan perubahan kecil, di sekeliling kita, perlahan-lahan perubahan kecil itu akan menjadi perubahan besar, paling tidak akan mempengaruhi perubahan yang lebih besar,"Ungkapnya Tgk Syukri.
Lanjutnya, "Setiap kita harus menjadi pribadi yang lebih baik dari hari kemarin sehingga kita akan termasuk dalam golongan orang yang beruntung.
Panitia Pengajian Faisal Alehba saat di hubungi media Kabarnasional.net mengatakan, "Pengajian ini bertujuan agar pemuda dan masyarakat, agar tidak keluar keluyuran ikut hura-hura merayakan tahun baru,"katanya Faisal.
Faisal sangat bersyukur dengan ada nya kegiatan semacam ini, "Kalau kita tidak bisa menghilangkan budaya yang sudah terlanjur mengakar dengan sekali tebang, maka setidaknya arahnya yang dibenarkan secara perlahan-lahan," Imbuhnya.
Diakhir pengajian Tgk Syukri Alamsyah selaku pimpinan dayah Seuramo Aceh mengajak kepada masyarakat untuk terus melawan kemungkaran dan kemaksiatan. Maka dari itu teruslah beribadah sembari bertaubat kepada Allah. (Red)
Gunawan hasan : Lakukan Konsolidasi Dan Pelatihan Saksi.
Gunawan hasan Bersama Tim : (Gambar)
Kabarnasional.net, Cibinong- Calon Legislatif (Caleg) DPR RI No urut 4 partai bekarya mengadakan konsolidasi dan pelatihan sanksi yang digelar di Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. Senin, (31/12/2018).
Acara tersebut bertujuan memperkuat TIM Gunawan hasan dan sekaligus konsolidasi untuk menangkan partai. Acara Konsolidasi Gunawan Hasan tersebut untuk DPR RI di hadiri oleh ratusan masyarakat dari beberapa desa yang ada di Kecamatan Cigudeg.
Dalam sambutannya, kepada warga gunawan hasan mengajak masyarakat untuk aktif dan fokus pada kerja pemenangan. Disamping itu juga memberi motivasi dan arahan kepada seluruh masyarakat untuk menyukseskan Pileg dengan tentram, damai dan penuh kegembiraan.
Bagi masyarakat Sosok gunawan hasan tidak asing lagi, selain dikenal dermawan, dekat dengan masyarakat dan sering membantu warga, beliau juga kerap berkunjung dan menginap bersama warga.
/Gunawan Bersama Warga ; (Gambar/Red)
Dalam paparannya kepada warga, Tim gunawan hasan telah menyiapkan program terbaik bagi upaya mensejahterakan rakyat.
"Kami menawarkan gagasan, program dan roadmap pengembangan perekonomian agar seluruh masyarakat memperoleh perbaikan kesejahteraan berarti,"katanya Gunawan.
Lanjutnya, "Selain itu, kami juga mengajak masyarakat untuk mengenali caleg yang dipilih, kenali calegnya, cari tau trackrecord, pengalaman, kejelasan program, dan Visi-Misi, itu sangat penting, "paparnya.
"Pileg haruslah menjadi wadah untuk mengadu gagasan dan visi misi partai, dan menjauhui isu SARA yang dapat memancing pertikaian di media sosial maupun masyarakat secara langsung,"tutupnya Gunawan. (Red)
Masyarakat Kecamatan Simeulu Timur Peringati Maulid Nabi
Maulid Nabi Muhammad SAW : (Gambar)
Kabarnasional.Net Simeulu- Masyarakat di Kecamatan Simeulu Timur secara bersama- sama memperingati hari kelahiran Nabi besar Muhammad SAW pada senin, (31/12/2018)
Peringatan hari kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW berlangsung di Desa Ujung dalam Kecamatan Simeulu Timur, dan dihadirin oleh seluruh masyarakat Kecamatan.
Salah seorang masyarakat Desa Ujung kepada media Kabarnasional.net menjelaskan, "Tahun kita digelar Maulid Nabi bertepatan dengan panggantian tahun, supaya masyarakat dalam Kecamatan ini dapat memaknai akhir tahun dengan ketauladanan Rasul,"katanya.
Dirinya juga mengatakan, "Pada tahun ini kita juga mendapat sumbangan dari salah seorang Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia DPR-RI Ibu Dwi Luhnuari, "Alhamdulillah kita ada dukungan dari Beliau untuk men-sukseskan kegiatan Maulid Nabi tahun ini".
"Saya atas nama warga kecamatan mengucapkan terima kasih banyak Ibu Dwi Luhnuari. Selama ini belum ada calon DPRI yang terjung langsung dan berbaur dengan masyarakat, baru Ibu Dwi lah yang datang ke tempat kami,"Jelasnya.
"Saya atas nama warga kecamatan mengucapkan terima kasih banyak Ibu Dwi Luhnuari. Selama ini belum ada calon DPRI yang terjung langsung dan berbaur dengan masyarakat, baru Ibu Dwi lah yang datang ke tempat kami,"Jelasnya.
Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW juga diisi dengan tauziah yang disampaikan oleh Ustadz Abdul Hakim dan Wakil Bupati Simeulue.
Dalam tauziahnya Ustadz Abdul Hakim mengajak seluruh masyarakat yang ada di Kecamatan Simeulu Timur untuk benar-benar menjalankan kehidupan bermasyarakat sesuai dengan konsep keislaman.
"Kita sebagai seorang Muslim dalam kehidupan bermasyarakat, marilah kita jalankan aturan-aturan yang sesuai dengan ajaran islam".
"Apalagi sekarang banyak terjadi persoalan dalam lingkungan masyarakat sudah melenceng dari aturan yang di ajarkan oleh Rasullullah SAW," Tegas Ustadz Abdul hakim.
Marilah kita semua dengan momentum ini untuk mendekatkan diri dengan Allah SWT dan menjalankan segala perintahnya.
"Kita sebagai seorang Muslim dalam kehidupan bermasyarakat, marilah kita jalankan aturan-aturan yang sesuai dengan ajaran islam".
"Apalagi sekarang banyak terjadi persoalan dalam lingkungan masyarakat sudah melenceng dari aturan yang di ajarkan oleh Rasullullah SAW," Tegas Ustadz Abdul hakim.
Marilah kita semua dengan momentum ini untuk mendekatkan diri dengan Allah SWT dan menjalankan segala perintahnya.
Meperingati Maulid merupakan salah satu kecintaan kepada Rasulullah SAW. Bagi seorang mukmin, kecintaan terhadap Rasulullah SAW. adalah sebuah keniscayaan, sebagai konsekuensi dari keimanan. Kecintaan pada utusan Allah ini harus berada di atas segalanya, melebihi kecintaan pada anak dan isteri, kecintaan terhadap harta, kedudukannya, bahkan kecintaannya terhadap dirinya sendiri.(Hd/Red)





































