Yonif RK/111 Adakan Latbaksenpok Lingkung
photo; Prajurit Batalyon Infanteri Raider Khusus/111
Kabarnasional.net, Tualang Cut- Prajurit Batalyon Infanteri Raider Khusus/111 melaksanakan latihan menembak senjata kelompok (Latbaksenpok) lintas lingkung (Linkung) bertempat di daerah latihan Lamteubah Komplek Pidei. Kamis (27/12/2018).
Latihan tersebut diawali dengan latihan exersisi di homebase kemudian dilanjutkan pelaksanaan aplikasi sebenarnya di medan latihan selama tiga hari kedepan dengan penggunaan senjata mortir 60 CO, mortir 60 LR dan Mortir 81 NO.
Latihan menembak senjata kelompok lingkung ini antara lain untuk meningkatkan kemampuan menembak awak/pemengang senjata kelompok prajurit Raider Khusus 111 sesuai dengan TOP/DSPP yang berlaku, serta dalam rangka mengoptimalkan kesiapan satuan dalam melaksanakan tugas pokok.
Dalam kegiatan tersebut Danyonif Raider Khusus 111 Letkol Inf Guruh Tjahyono S.I.P, M.I.Pol menjelaskan, "pada triwulan IV TA. 2018 mangacu pada kalender latihan serta program kerja anggaran satuan melaksanakan latihan menembak senjata kelompok lingkung,"jelasnya.
“Kemampuan menembak merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh setiap perorangan prajurit dalam rangak mendukung pelaksanaan tugas pokok satuan,"katanya lagi.
Lanjutnya, "Oleh karena itu kemampuan menembak yang telah dimiliki prajurit haruslah senantiasa dipelihara dan ditingkatkan melalui pembinaan latihan secara terencanan dan terprogram serta dilaksanakan dan dievaluasi secara terus menerus sesuai dengan program pembinaan latihan yang telah ditentukan,"Tutup Danyon. (Red)
Meriam Kerajaan Sultan Malik Al Fakikh Seuneuam Di Amankan Personel TNI
Photo : Cut Man bersama Koramil 06/Darul Makmur
Kabarnasional.net, Suka Makmue- Personel Koramil 06/Darul Makmur Serda Sutopo mengamankan sebuah meriam bekas yang diduga milik kerajaan Seuneu'am yang merupakan pemberian kerajaan Turki di Ujong Raja, Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya, Rabu, (26/12/2018).
Penemuan ini berawal saat ada salah satu warga Angkasa 64 Tahun warga desa Pulo Kruet Kecamatan darul Makmur Nagan Raya menemukan meriam diladang mereka dan melaporkan kepada Babinsa.
Menurut keterangan ahli waris, Tengku Surya (anak dari tuanku Abdullah) Kerajaan Seuneu'am (sekarang kemukiman Seuneuam) pada awalnya dipimpin oleh Sultan Malik Al Fakikh tahun 1487-1530 pusat pemerintahannya di Ujong Raja.
Terkait situs sejarah kerajaan yang sempat berjaya di Aceh itu saat ini terdapat 12 meriam di lokasi yang saat ini hutan berantara dan dikelilingi oleh perkebunan sawit milik perusahaan dan masyarakat.
Tengku Surya menjelaskan, "selain Meriam, terdapat tangga bekas rumah kerajaan dan di lokasi bekas kerajaan tersebut terdapat beberapa makam orang zaman sebelum merdeka RI, salah satunya makam Tuanku Johan yang tak diketahui letak pastinya.
"Saat ini Meriam berukuran 1 (satu) setengah meter itu diamankan sementara di Makoramil Darul Makmur, untuk menghindari agar bukti otentik sejarah tersebut tidak diperjualkan oleh oknum yang tak bertanggungjawab,"katanya.
Anggota DPR Kabupaten Nagan Raya, Cut Man,SE yang turun ke lokasi temuan menjelaskan,"Meriam itu merupakan pemberian Kerajaan Turki, ia mengharapkan kepada Pemkab untuk memberikan bonus kepada penemu meriam tersebut.
Sementara itu Danramil 06/Darul Makmur, Kapten Inf Amrin mengatakan penemuan meriam ini adalah yang kedua kalinya setelah tahun lalu menemukan meriam sejenis. (Red)
Personel Pendam IM Terima Sosialisasi PG4N, Dan Tes Urine
Kabarnasional.net, Banda Aceh - Personel Penerangan Kodam Iskandar Muda (Pendam IM) menerima sosialisasi Penyuluhan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (PG4N), bertempat di Gedung Media Center Kodam Iskandar Muda, Jln. Nyak Adam Kamil II, Ateuk Pahlawan, Baiturrahman, Peuniti, Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Kamis (27/12/18).
Sosialisasi tersebut disampaikan langsung oleh Kasi Tuud Pendam IM Mayor Inf Ilyas Thaib, dan diikuti oleh seluruh personel Pendam IM, baik Perwira, Bintara, Tamtama maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Mayor Inf Ilyas Thaib menyampaikan, "bahwa pengaruh negatif dari penggunaan narkoba sangat besar diantaranya adalah merasa ketergantungan, yakni dengan cara merusak otak, sehingga mengganggu daya analis sintesa analog berpikir nalar, antisipasi dan memorinya.
Kasi Tuud juga menegaskan bahwa ,"TNI tidak mentolerir anggotanya bila kedapatan menggunakan maupun mengedarkan serta menyimpan narkoba karena pelanggaran terberat yang menjadikan seorang anggota TNI di pecat adalah asusila dengan KBT, insubordinasi dan narkoba.
“Untuk itu mari kita sama-sama mencegah dan menghindari pelanggaran sekecil apapun, jangan sampai kita terlibat Narkoba, baik itu pengguna maupun pengedar, karena sudah jelas, jika prajurit terlibat narkoba sanksinya yaitu pecat,"jelas Mayor Inf Ilyas Thaib.
Selanjutnya, "usai menerima sosialisasi PG4N, kegiatan dilanjutkan dengan cek urine secara keseluruhan, dan dari hasil pemeriksaan tersebut personel Pendam IM dinyatakan negatif, artinya Personel Pendam IM bebas dari Narkoba,"tutupnya. (Red).
Pangdam IM, Mayjen TNI Teguh Arif Indratmoko Pimpin Sertijab Danyon Zipur 16/DA
Kabarnasional.net, Aceh Besar - Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Komandan Batalyon (Danyon) Zeni Tempur 16/Dhika Anoraga dari Letnan Kolonel Czi Noor Arif Khusaini kepada Mayor Czi Irsad Wilyarto, S.I.P. Acara sertijab tersebut berlangsung dilapangan upacara Markas Komando (Mako) Yonzipur 16/DA, Krueng Jrue, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar. Kamis (27/12/2018).
Pangdam mengatakan, sertijab itu merupakan hal yang biasa dilakukan dalam dinamika suatu organisasi TNI AD, dengan tetap berorientasi pada sinkronisasi kepentingan pembinaan satuan dan pembinaan personel, dan untuk meningkatkan kualitas kinerja organisasi.
Dalam prosesi sertijab itu Pangdam menyebutkan, "Batalyon Zipur 16/Dhika Anoraga mempunyai tugas pokok melaksanakan tugas teknis zeni dalam bentuk konstruksi dan destruksi untuk mempertinggi kemampuan operasional pasukan kawan serta menghambat gerak maju pasukan lawan dalam mendukung tugas pokok Kodam Iskandar Muda
Berkaitan dengan dasar tugas pokok itu, lanjut Pangdam, komandan batalyon harus mempunyai kekuatan, keunggulan, dan pandangan yang jauh ke depan. Selain itu, memiliki banyak ide dan gagasan serta menguasai taktik dan strategi yang matang untuk mencapai keberhasilan dalam setiap tugas.
“Komandan Batalyon harus dekat dengan prajurit dan mampu membimbing, mengarahkan, dan mengajak anggotanya untuk selalu bekerja dan berbuat terbaik dalam mencapai tujuan yang sudah ditetapkan,”tutur Pangdam IM.
Terakhir Pangdam IM menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Letnan Kolonel Czi Noor Arif Khusaini, atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjabat sebagai Danyon Zipur 16/Dhika Anoraga.
Selanjutnya kepada Mayor Czi Irsad Wilyarto, S.I.P, Pangdam mengucapkan selamat atas kepercayaan dan kehormatan yang diterima untuk menjabat sebagai Danyon Zipur 16/Dhika Anoraga.
Upacara sertijab tersebut turut dihadiri, Ketua Persit KCK PD IM, Kasdam IM, Irdam IM, Danrindam IM, para Pa Ahli Pangdam IM, Asisten Kasdam IM, Kabalakdam IM, Dandim 0101/BS, para Dansat jajaran Kodam IM, Bupati Aceh Besar, Kapolres Aceh Besar, unsur Forkopimda Aceh Besar dan para pengurus Persit KCKC PD IM. (Red)
Mudasir Ajak Pemuda Dan Masyarakat Jaga Keutuhan NKRI
Photo: Mudasir
kabarnasional.net, Aceh Barat- Mudasir selaku mahasiswa universitas teuku umar (UTU) mengajak mahasiswa, pemuda dan masyarakat untuk sama menjaga kesatuan NKRI jangan sampai terpecah belah kan di karenakan perbedaan pemikiran di masa perpolitikan ini. Kamis, (27/12/2018).
Mudasir juga menyampaikan bahwa, "Politik sebenarnya bukan hanya di identik dengan pesta demokrasi, tetapi politik usaha bagaimana yang di lakukan oleh seorang warga negara untuk mencapai kebaikan bersama, keakraban dan keharmonisan warga negara tersebut, seperti yang di Plato dan Aristoteles Politik adalah suatu usaha untuk mencapai masyarakat politik (polity)yang terbaik di dalam politik, manusia akan hidup bahagia karena memiliki peluang untuk mengembangkan bakat hidup dengan rasa kemasyarakatan yang akrab dan hidup dalam suasana moralitas.
Lanjutnya mudasir, "Generasi Milenial yang mana sering dihubungkan dengan para kaum muda, sehingga disebutkan dengan peristilahan Pemuda Milenial. Generasi ini umumnya ditandai oleh peningkatan penggunaan dan keakraban dengan komunikasi, media, dan teknologi digital. Di mana dengan keakraban itu mempengaruhi dalam konstalasi perpolitikan atau pesta demokrasi dan di bidang kehidupan lainnya.
"Pemuda Milenial tidak lagi keterbatasaan akan, informasi, fasilitas, jarak teritorial dengan ribuan kilometer menjadi centimeter yang hanya bisa digenggam oleh satu telapak tangan. Informasi dan kondisi perpolitikan begitu cepat diakses oleh Pemuda Milenial. Untuk itu Pemuda Milenial harus cerdas dalam menyikapi suatu isu-isu baik isu demokrasi, isu pembangunan dan isu-isu yang lain, sehingga tidak gampang tergiring kedalam isu-isu hoaks dan isu-isu politik identitas atau sara. Masyarakat dan Pemuda secara umumnya, dan khususnya mahasiswa, harus berperan aktif sehingga tujuan bersama dalam suatu negara tercapai, karena maju tidaknya suatu negara tergantung pemuda. Tidak lagi terjadi kerusuhan disebabkan karena pesta demokrasi. Pemuda Milenial harus dapat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,"katanya Mudasir.
Lanjutnya lagi mudasir,"Jika kita melihat ke belakang dalam sejarah pemuda kita, sembilan puluh tahun yang lalu, tepatnya pada 28 Oktober 1928, pemuda kita saat itu menunjukkan perannya dalam menyatukan sikap dan komitmen dengan satu bangsa, satu tanah air dan satu bahasa, yaitu Indonesia. Tujuh puluh tiga tahun yang lalu, juga tepatnya pada tahun Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, pemuda kita waktu itu menunjukkan perannya untuk mendesak kaum tua agar memproklamirkan kemerdekaan Indonesia dengan menculik Bung Karno dan mendesak foundhing fathersbangsa Indonesia untuk segera melepaskan diri dari bangsa kolonial.
Belajar dari sejarah di atas, bahwa pemuda dan atau mahasiswa tidak perlu diragukan lagi dalam suatu gerakan sosial dan ide gagasan untuk memajukan bangsa ini. Maka dari itu, kita sebagai pemuda dan mahasiswa harus berbuat sesuatu jika ada penindasan dan tidak diam dengan permasalahan-permasalahan bangsa hari ini. Pemuda dan mahasiswa harus berperan dalam mengingatkan masyarakat Indoensia tidak terpengaruh dengan isu-isu hoaks, politik identitas yang tidak memberikan kualitas. Pemuda dan mahasiswa yang sudah melek tekhnologi informasi dan mempunyai pemahaman tentang politik harus meluruskan bahwa Politik dalam pesta demokrasi saat ini adalah ajang pertarungan gagasan dan pemikiiran untuk memajukan bangsa.
Politik identias adalah suatu gerakan politk yang dilakukan orang-orang yang tidak memiliki gagasan. Sebangsa dari politik identitas ini, dapat juga kita lihat seperti politk parakial, yaitu suatu politik yang selalu berpikir mundur untuk memajukan bangsa. Sebangsa yang lainnya adalah politik tradisonal, maksudnya adalah politik yang dijadikan sebagai alat untuk mementingkan kelompok, keluarga, dan kerabat. Pemikiran-pemikiran seperti ini harus di tinggalkan masyarakat Indoenesia, khususnya kaum muda dan mahasiswa yang pasti akan menggantikan kaum tua. Kaum mudabdan mahasiswa harus berperan sebagai agent of change dan agent of social control untuk memberikan pemikiran baru, tidak menjadi korban politik identitas, tidak terpengaruh oleh isu-isu bohong/hoaks dan tidak mencari keuntungan yang sifatnya menghancurkan dalam politik.
Tambahnya mudasir, "Sebagaimana kita ketahui/rasakan bersama, politik identitas hari ini sudah meresahkan masyarakat, dikarenakan akan adanya gejolak komplik antar masyarakat, ini adalah permasalahan yang harus disikapi kaum muda milenial atau mahasiswa, karena kita kaum muda masih menginginkan bangsa yang aman dan damai. Demokrasi maju menuntut kepada gerakan ”perubahan dan gagasan” yang ideal untuk memajukan bangsa dan negara sebesar bangsa dan negara kita ini, Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Mudasir tekankan lagi, "Indonesia adalah suatu negara besar dan negara yang memiliki banyak macam suku, agama dan budaya, ini adalah suatu kebanggaan bagi kita semuanya karena samapai hari ini masih bisa di persatukan dalam Bhinneka Tunggal Ika, di persatukan dengan Pancasila. Ini suatu kultur yang harus dijaga dan dirawat sehingga tidak adanya keterpecah belahan.
Mahasiswa dan Kaum muda milenial jangan terfokus dalam menjalankan kewirausahan saja, pemuda milenial jangan terpengaruh terhadap game -game online yang diciptakan untuk menghancurkan generasi bangsa, pemuda jangan sampai tergerus dan terbawa kedalam politik praktis untuk memperkaya diri sendiri dan satu golongan.
Mahasiswa dan Kaum muda milenial harus memiliki sikap untuk memberikan gagasan memajukan bangsa, ikut menjaga kultur bangsa ini, dan harus bersatu memikirkan indonesia kedepannya. Kaum muda dan mahasiswa secara keseluruhan, lintas daerah, lintas suku, lintas agama, lintas bahasa, lintas adat dan istiadat, harus berstau dalam menghadapai masalah-masalah politik yang menghasilkan perpecahan bangsa. Kita, sebagai kaum muda harus membuat perlawanan kepada kelompok yang menghancurkan negara dan bangsa ini, dan menyiapkan diri dalam menghadapi Bonus Demografisyang akan datang. Sehingga di 2045, Indonesia tidak bubar sebagaimana pernah disebutkan oleh salah satu tokoh politik dalam pesta demokrasi kita nanti, tetapi Indonesia menjadi negara super power, negara maju yang di perhitungkan oleh bangsa dan negara lain. Kaum muda dan mahasiswa harus siap mewujudkan itu semuanya. (Red).
Kabar Duka, Bupati Kempar Aziz Zainal Meninggal Dunia
Kabarnasional.net, Kampar- Innalillahi wainnailaihirajiun malang tidak dapat ditolak, semua perjalanan hidup dan mati itu takdir dari yang maha kuasa, baik kaya, maupun miskin, semua akan menghadapi itu. Hari ini Kamis (27/12/18) kabar duka datang dari Kabupaten Kampar, sang Bupati H. Azis Zaenal, SH, MM dikabarkan meninggal dunia.
Menurut informasi korban meninggal dalam perawatan di Rumah Sakit Cipto Jakarta dinihari Kamis 27 Desember 2018.Dan Jenazah Almarhum akan diterbangkan pagi ini ke Pekanbaru, lalu ia akan dimakamkan di kampung halamannya di Desa Kuapan Kecamatan Tambang.
Sebagai dikatahui, Aziz Zainal merupakan bupati terpilih secara demokrasi. Pria kelahiran Kampar, 15 Oktober 1950 silam ini dilantik dan sempat menjalankan roda pemerintahan.
Kepemimpinanya yang terkenal ulet, jujur, dan cerdas itu sempat dirasakan oleh masyarakat hingga akhir Aziz memutuskan meninggalkan Kampar dan terbang ke Jakarta berobat karena sakit.
Saat dicoba konfirmasi terkait informasi ini, salah satu kerabat dari keluarga Almarhum membenarkan perihal berita duka tersebut.
"Ya, tadi infonya sekitar pukul 01.30 WIB, bapak sudah dikabarkan meninggal," kata Ari saat dihubung riau1.com grup Kamis dini hari.
Dari informasi yang berhasil diperoleh, Almarhum H Azis Zainal tengah menjalani pengobatan di Jakarta bersama istri dan anaknya.
Saat dikonfirmasi terkait informasi tersebut, beberapa pejabat pemerintahan Provinsi Riau dan Pemkab Kampar membenarkan perihal meninggalnya Bapak H.Azis Zaenal.(***)
Sumber: Riau1.com
UKM PTQ Unimal Gelar Acara Unimal Mengaji Jilid II
Kabarnasional.net, Aceh Utara - Unit Kegiatan Mahasiswa Pengembangan Tilawatil Qur'an (UKM PTQ) Universitas Malikussaleh mengadakan kegiatan Unimal Mengaji yang di pusatkan di Gor Acc Cunda pada Selasa (25/12/2018).
Acara yang mengangkat tema "Mempererat silaturrahmi mahasiswa di era milenial yang cinta akan al qur'an ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Tsunami Aceh yang ke 14 dan juga mengingat banyaknya kejadian di tahun 2018 yang menjadi pelajaran bagi manusia
Tgk Safwandi, selaku ketua UKM PTQ menjelaskan, "kegiatan unimal mengaji jilid II ini dilaksanakan mengingat banyaknya kejadian yang menjadi teguran kepada manusia khususnya umat islam,Mulai dari Gempa Lombok,Tsunami Palu-Donggala dan terakhir Tsunami Lampung Banten yang baru baru ini terjadi"jelasnya Tgk Safwandi
Kegiatan unimal mengaji di isi dengan acara Syarhil Qur'an,penampilan Puisi Dokumenter, shalawat dan zikir serta khatamul qur'an yang di pimpin oleh qari dari unimal (Red).
GO-PAY Kini Bisa Di Pakai Saat Masuk Museum Tsunami Aceh
Kabarnasional.net, Banda Aceh- Guna mempermudah masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Museum Tsunami Aceh di Kota Banda Aceh, GO-PAY memperkenalkan metode pembayaran non-tunai lewat scan QR untuk pembayaran tiket masuk ke museum tersebut.
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pengaplikasian metode pembayaran elektronik ini dilakukan bertepatan dengan peringatan 14 tahun bencana tsunami yang dilaksanakan di Museum Tsunami, Banda Aceh. Rabu (26/12/2018).
Plt. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Aceh Drs. Amiruddin, M. SI menandatangani MoU mewakili Pemprov Aceh.
Teuku Parvinanda, Head of Regional Corporate Communications for Sumatera memaparkan,"Pemanfaatan pembayaran elektronik GO-PAY tidak hanya mempermudah konsumen tetapi juga lebih transparan.
"Dengan pembayaran elektronik, semua transaksi akan tercatat sehingga lebih transparan. Tidak hanya itu, pembayaran non tunai terutama yang terkait aktivitas sehari-hari merupakan langkah pertama untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan jasa keuangan,"jelasnya.
Kolaborasi strategis antara GO-PAY dan Pemprov Aceh, kata Teuku, bisa mengakselerasi pertumbuhan Aceh. "Jika masyarakat terbiasa memanfaatkan pembayaran non tunai yang transparan dan mudah, maka Pemprov Aceh dapat dengan mudah memperkenalkan inovasi digital lain yang dapat meningkatkan pelayanan publik. Pembayaran elektronik di Museum Tsunami Aceh ini merupakan pilot project kami di bumi serambi Mekah.” kata Teuku.
Dia menambahkan, GO-PAY telah melakukan beberapa kerjasama dengan berbagai lembaga pemerintah, termasuk Pemko Semarang dan Polres di beberapa kota untuk meningkatkan kualitas layanan publik. Saat ini, GO-PAY sudah dapat diterima di lebih dari 200.000 rekan usaha di berbagai kota di Indonesia.
Dalam sambutannya, Drs. Amiruddin, M. SI menyatakan bahwa pemerintah Aceh optimis dengan penggunaan sistem pembayaran non tunai sebagai salah satu sistem pembayaran. “Di tahun 2019, pemerintah Aceh tidak lagi menggunakan uang tunai dan sudah beralih ke metode pembayaran non tunai seperti misalnya untuk penggajian pegawai dan pembayaran vendor.
Lebih lanjut, "para pengunjung museum yang ingin membayar tiket masuk menggunakan GO-PAY cuma butuh beberapa langkah mudah. Cukup dengan scan kode QR yang tersedia di loket menggunakan aplikasi GO-JEK. GO-PAY juga memberikan promosi berupa cashback sebesar 20% bagi para pengunjung yang membayar menggunakan GO-PAY.
GO-JEK Sponsori Peringatan 14 Tahun Tsunami Aceh
Selain memperkenalkan GO-PAY sebagai metode pembayaran elektronik di Museum Tsunami Aceh, GO-JEK, penyedia layanan on-demand terdepan di Indonesia juga mendukung peringatan 14 Tahun Tsunami Aceh yang mengusung tema “Bangun Bersama, Siaga Utama”, di kawasan Masjid Tgk Chik Mahraja Gurah, Kec. Peukan Bada, Banda Aceh.Acara ini dihadiri langsung oleh Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah dan jajaran Muspida Aceh. Selain itu Ustad Abdul Somad turut hadir memberikan ceramah sebagai bagian dari refleksi bangsa terhadap bencana tsunami yang terjadi 14 tahun lalu.
“Sebagai perusahaan teknologi asal Indonesia, kami ingin terus menjaga tali silaturahmi dengan masyarakat dan juga pemangku kepentingan lainnya di Aceh. Kami berharap dengan dukungan GO-JEK di tali silaturahmi antara kami, mitra kami dan masyarakat Aceh bisa diperkuat,” ujar Damar Juniarto – Vice President Regional Affairs GO-JEK.
Melalui rangkaian peringatan tsunami ini, GO-JEK juga ingin mengapresiasi dukungan yang telah diberikan oleh pemerintah dan masyarakat. “Kegiatan ini juga merupakan bentuk apresiasi GO-JEK terhadap dukungan yang terus diberikan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh, dan masyarakat kepada perusahaan teknologi seperti GO-JEK sehingga dapat terus memberikan dampak positif kepada masyarakat,”kata Damar.
Di Banda Aceh dan Sabang, GO-JEK tidak hanya menggandeng sektor informal untuk bisa mengakses pendapatan tambahan, tetapi juga UMKM memperluas pasarnya. “Di berbagai wilayah di Indonesia, kami selalu berusaha membantu para UMKM untuk memanfaatkan teknologi guna meningkatkan bisnisnya,” tutup Damar.
Para pengunjung Museum Tsunami Aceh juga dapat menikmati kemudahan mengisi (top up) saldo Go-Pay di booth Go-Pay yang terletak di dekat loket museum selama sebulan ke depan. Disediakan merchandise menarik untuk setiap transaksi top up Go-Pay dengan jumlah tertentu.
Obat Pencegah Stres Maupun Galau Tradisional
KabarNasional.Net - Daun pandan berasal dari tanaman
pandan wangi merupakan anggota genus screwpine tanaman asli yang tumbuh di asia
tenggara,tanaman ini memiliki cluste semak yang berbentuk kipas panjang dengan
daun yang sempit dan menghasilkan bau yang harum.
Daun pandan memiliki kandungan alkaloida, saponin, flavonoida, tanin, polifenol
dan zat warna,sehingga memiliki banyak manfaat baik sebagai bumbu masakan
maupun untuk kesehatan,salah satu manfaat daun pandan yaitu untuk mencegah stres
yang disebabkan karena seseorang mempunyai banyak masalah yang dihadapi dalam
hidup baik masalah dalam lingkup keluarga ,pekerjaan maupun pendidikan sehingga
membebani pikiran anda.
Salah satu cara untuk meracik daun
pandan untuk mencegah stress atau galau yakni : Ambil dua lembar daun pandan dicuci hingga
bersih lalu iris tipis.seduh dengan air panas,setelah dingin lalu disaring,anda
dapat mengosumsi nya 2-3 kali sehari sampai anda merasa tenang.
Kemudian
daun pandan dapat juga digunakan sebagai pengharum ruangan yang berfungsi
sebagai aroma terapi untuk penenang.caranya potong beberapa lembar daun pandan
letakkan disebuah Wadah dan letakkan diruanggan yang ingin diberikan efek harum
pandan sehingga harumnya akan menyebar ke seluruh ruangan. (Rul)
IPELMAKA: Kami Mahasiswa Bangga Punya Lembaga Pembela Islam Di Masa Melenial ini
Photo : abdul Jabar
Kabarnasional.net, Meulaboh- Ikatan pelajar mahasiswa kuala-meulaboh (IPELMAKA) bangga terhadap lembaga non pemerintah yang mampu menghadang perbuatan maksiat dibumi Aceh khususnya di kabupaten Nagan Raya. Kamis (26/12/2018).
Dalam hal ini Abdul jabar mengatakan "saya secara pribadi sangat setuju bila FPI terus menghadang perbuatan-perbuatan yg keji terutama dalam kemaksiatan dibumi rameune ini,"katanya ketua Umum IPELMAKA -Meulaboh.
Lanjutnya,"Dalam syariat memang kita harus tegakkan jalan yang diperintahkan oleh Allah SWT yaitu mengerjakan apa yang diperintahkan-Nya dan menjauhi setiap larangan-Nya. Ini harus ditanam setiap jiwa orang muslim, karena yang islam belum tentu beriman dan yang beriman sudah tentu dia islam".
"Kami berharap FPI terus bekerja keras dalam menumpahkan kemaksiatan dibumi rameune dan pemerintah wajib mendukung kebijakan yang dilakukan oleh pembela islam dan juga Wh serta satpol pp harus bekerja sama dengan FPI dalam menindak perbuatan seperti itu agar tidak dianggap radikal oleh sekelompok yang merasa terusik,"harapnya (Red)



























