cars

  • This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Lokop Miliki Beragam Wisata Alam yang Indah


Kabarnasional.net, Aceh Timur- Lokop, Kecamatan Serba Jadi, Aceh Timur, memiliki beragam wisata alam yang sangat indah diantaranya, wisata air terjun, wisata pemandian air panas, wisata air sungai Lokop, dan panorama alam yang masih asli. Namun sayang, potensi wisata ini belum tergarap maksimal. kamis,(10/01/19)

Diapit oleh gunung Sengkuelen yang berbatasan dengan Simpang Jernih, dari arah Utara, dan gunung Sembuang yang berbatasan dengan Bener Meriah dari arah Selatan, membuat kota Lokop seperti lembah, yang dibelah oleh sungai alam berwarna hijau tua, yang segar dan dangkal.


Dalam hal ini, Eje (28) tokoh pemuda di Kecamatan Serba Jadi, kepada media kabarnasional.net mengatakan," Lokop memiliki sekitar 32 titik wisata air terjun, ada pemandian air panas, panorama alam, dan wisata air sungai Lokop yang berhulu dari Hutan Munte (mante), dan berhilir ke sungai Simpang Jernih, dan Aceh Tamiang.

"Dari banyak wisata alam tersebut, hanya wisata pemandian air panas terujak yang bisa diakses kendaraan. Selebihnya seperti wisata air terjun tidak bisa dijangkau, karena belum ada jalan,"katanya Eje.

Masyarakat Lokop juga berharap agar pemerintah atau investor mau mengembangkan wisata alam yang ada di Lokop, dengan membangun sarana prasarana pendukung seperti jalan, dan sarana pendukung lainnya.

Jika dikembangkan warga berharap wisata alam Lokop tetap berbasis syari'at Islam, dan menghargai adat dan budaya lokal.

Meski Lokop berjarak 83 kilometer dari Jalan Medan-Banda Aceh, pada musim liburan tetap banyak pengunjung yang berwisata ke Lokop Aceh Timur.(**)
Share:

Pangdam IM Kunker ke Kodim 0101/BS


Kabarnasional.net, Banda Aceh, Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kodim 0101/BS, tepatnya di Jalan Sultan Alaidin Mahmudsyah Nomor 32, Gampong Baro, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Jumat (10/01/19).

Dalam kunjungannya, Pangdam IM didampingi Ketua Daerah Persit Kartika Chandra Kirana PD Iskandar Muda Ny. Cut Soraya Teguh Arief Indratmoko. Selain itu, didampingi Asintel Kasdam lM, Aspers Kasdam lM, Aslog Kasdam lM, Aster Kasdam lM dan Kapendam lM.

Tiba di Makodim 0101/BS, Pangdam Iskandar Muda menerima ‘hormat jajar’ dari Regu Jaga Kesatriaan. Kemudian Pangdam lM beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD Iskandar Muda menerima pengalungan bunga dari anak-anak TK Kartika XIV-12 selanjutnya Pangdam di sambut tarian Ranup Lampuan diiringi musik Serune Kale.

Kunjungan Pangdam IM beserta rombongan juga disambut Dandim 0101/BS Letnan Kolonel (Letkol) lnf Hasandi Lubis, S.I.P, Kasdim 0101/BS Letkol Inf Catur Adi Siswoyo, S.IP, para Perwira beserta Persit Kodim 0101/BS.

Dalam kunjunganya Pangdam IM memberikan pengarahan kepada ratusan prajurit dan Persit Kodim 0101/BS. Beberapa pengarahan Pangdam IM kepada prajurit Kodim 0101/BS yaitu agar selalu menjaga kesehatan dengan berolahraga atau membina fisik sehingga badan tidak gemuk tetapi atletis, dalam, penggunan Media Sosial (Medsos) dikalangan prajurit maupun Persit harus cerdas sehingga terhindar dari hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun satuan, prajurit harus dapat membantu kesulitan rakyat sekelilingnya, hindari narkoba, Dalam pengarahan Pangdam meminta agar kehidupan keluarga selalu harmonis,"Pungkas Pangdam IM (Red)
Share:

Jelang Pesta Demokrasi DEMA UIN, Begini Harapan Agus Junaidi


Doc Photo: Agus Junaidi

Kabarnasional.net, Banda Aceh- Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Ar -Raniry menjelang pesta demokrasi di Universitas UIN Ar- Raniry berharap dengan sehat, sportive dan profesional.

Agus Junaidi Sekretaris Jenderal (Sekjen) DEMA UIN Ar-Raniry kepada media Kabarnasional.net dalam hal ini mengharapkan, "Pesta demokrasi baik dalam hal Eksekutif, maupun Legislatif agar dapat menjunjung tinggi asas kekeluargaan.


Lanjutnya Agus, "kepada calon agar dapat bersaing secara sehat, disini kita berproses bukan pertarungan yang sesungguhnya karena kita masih di dalam kampus, yaitu pembelajaran yang kita lalui disini.

"Kepada calon baik itu di DEMA maupun SEMA Universitas, siapapun yang terpilih agar dapat merangkul kawan- kawan yang tidak terpilih, karena kawan-kawan disini kita belajar, bukan menerapkan sistem politik yang seperti di luar,"katanya Agus.

"Dan kepada yang tidak terpilih agar bisa menerima dan teruslah berproses, karena bukan hanya disini kita bisa berproses masih banyak tempat lain untuk kita berproses, dan juga jangan lupa apapun ide-ide dan pikiran yang ada pada kawan-kawan agar diberikan kepada kawan-kawan yang menang nantiknya.

"Karena kita mengharapkan UIN Ar-Raniry yang lebih baik lagi, dengan adanya sumbang pikiran dari kawan-kawan dapat membantu kampus kita menjadi lebih baik lagi,"Tutupnya. (Red)
Share:

Akhirnya, Istri Beserta Anaknya Bertemu Gunawan Napi LP Banda Aceh Di Nusa Kambangan



Kabarnasional.net, Cilacap-  Keresahan keluarga saat berupaya mencari keberadaan Gunawan, napi narkoba yang sebelumnya tidak diketahui rimbanya setelah dipindahkan dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Banda Aceh pada Rabu 19 Desember 2018.


Akhirnya pihak keluarga bersama kuasa hukum menemui Gunawan di LP Batu di Nusakambangan, Jawa Tengah pada Selasa (8/1/2019).

Dalam hal ini, Kuasa Hukum dari Nikmaturriza Yusi muharnina, SH, Hasbi Baday SH, Hendri saputra, SH, beserta istri dan anak- anaknya mengucapakan terima kasih yang sebesar- Besarnya kepada anggota DPR RI KOMISI III Nasir Djamil, Dirtjen pembinaan Narapidana Harun sulistianto, Kadivpas Jateng Heni Yuwono , Kadivpas Aceh Meurah Budiman, Kadivpas Manado Edi hardoyo, Kabid Kamtib di Wijayapura (Nusa kambangan) kamal dan semua pihak yang turut ikut membantu, memberi info dan memberi izin jumpa.

"Akhirnya keresahan dan kecemasan istri dalam mencari keberadaan suaminya terpenuhi walaupun menempuh perjalanan sampai ke cilacap tepat nya di Lapas kelas 1 Batu (high Risk) Narkotika nusa kambangan,"katanya Yusi.

Yusi mengungkapkan, "Rupanya perjalanan ini tidak semudah seperti membalikkan telapak tangan, dan ini adalah lapas high risk dengan pengamanan super ketat, kami pengacara dan keluarga sempat hampir patah semangat.

"Sebelumnya atas arahan dari teman di Dirtjen, pengacara disuruh untuk menjumpai Kadivpas Jawa tengah, tapi karena Kadivpas tidak ditempat dan sedang berada di nusa kambangan dan kami hanya menjumpai Pegawai di divisi pas Jateng, atas arahan beliau kami melanjutkan perjalanan selama 5 jam ke cilacap,"jelasnya.

Lanjutnya Yusi, "Dan sesampai disana, kami menuju ke pelabuhan Wijaya Pura (nusa kambangan) disana lagi- lagi kami kesulitan untuk menyeberang, karena dengan alasan lapas ini adalah lapas berisiko tinggi, banyak aturan super ketat yang harus dipenuhi, semua diperiksa, termasuk tidak bisa atau tidak diperbolehkan membawa apa- apa kedalam Lapas, termasuk baju, maupun makanan, karena semua sudah disediakan oleh lapas, sungguh Lapas ini sangat luar biasa pengamananya.

"Tapi Alhamdulillah, semua bisa kami lalui berkat bantuan semua pihak yang telah baik kepada kami,"ungkapnya Yusi.

Kadivpas Jawa Tengah, Heni Yuwono mengatakan, "Ini saya bantu demi rasa kemanusian, kami membantu mengijinkan jumpa tapi harus mengikuti SOP yang ditentukan oleh lapas, dan harus mematuhinya itu,"katanya.

Karena rasa kemanusian lah akhirnya istri, anak beserta keluarga nya yang selama ini mencari keberadaan suami terobati, dan menghilangkan kerinduan anak- anaknya yang ingin sekali bertemu, kerena sebelum dipindah ke binjai anak dan istrinya setiap hari menjenguk (kecuali hari yang tidak dibolehkan) dan mengantar makanan, ini yang membuat anak dan istrinya kalang kabut mencari keberadaan suaminya saat mengetahui suami nya tidak berada di lapas kelas IIA Banda aceh lagi.

Yusi sebelumnya menjelaskan, "Bagaimana sebenarnya lapas yang paling ditakuti oleh Narapidana di seluruh indonesia ini adalah lapas 1 batu high risk yang merupakan lapas yang diperuntukkan untuk narapidana berisiko tinggi (high risk), atau yang melakukan kejahatan luar biasa seperti narkoba dan terorisme.

"Jadi yang membedakan lapas high risk dengan lapas lainnya adalah dalam hal perlakuan, dalam lapas high risk setiap satu sel penjara hanya akan dihuni oleh satu narapidana. Jadi "one man one Cell," mereka ditempatkan sendiri, dan nanti akan ada penilaian sejauh mana regulasinya sendiri, aturan- nya sendiri untuk lapas high risk ini, jadi tidak sama dengan lapas- lapas yang lain,"jelasnya lagi Yusi.

Sebelumnya, pengacara yusi Muharnina beserta Team juga sudah membuat laporan ke Ombusman RI Perwakilan aceh secara lisan maupun tertulis, untuk menjumpai Taqwaddin Husin di kantor- nya dan juga telah mengirimkan surat ke ombusman RI di jakarta, tapi untuk surat- surat nya ada beberapa item yang belum lengkap, dan kami pun segera melengkapi data-data tersebut, tapi setidaknya beliau sudah tau.

Yusi Menambahkan, "Kami pihak pengacara dengan melihat langsung Napi gunawan ke nusa kambangan, berarti benar bahwa napi atas nama tersebut ada di Nusa Kambangan batu, yang jadi pertanyaan kenapa surat dari lapas yang ditanda tangani oleh kalapas Endang hardiman tertanggal, (20/des/2018) berada di binjai, dan yang lebih anehnya lagi sampai ke Nusa Kambangan berkas gunawan tidak ada.

Menurut analisa pengacara "Pengambilan saudara gunawan dari Lapas lambaro kelas II A Banda Aceh terkesan dipaksakan, dan kami pihak pengacara tetap mempertanyakan alasan pemindahan Gunawan dari LP Kelas IIA Banda Aceh, karna alasan pemindahan tidak disebutkan secara detail.

"Padahal Gunawan sudah menjalani lebih dari separuh masa hukumannya. Kami tetap ingin mengetahui apa alasan kalapas berbohong kepada pihak keluarga,"tutupnya Yusi. (Red)
Share:

Penumpukan Sampah Di Areal Desa Peulalu Akan Berdampak Buruk Bagi Kesehatan warga Sekitar


Doc Photo: tumpukan sampah

Kabarnasional.net, Aceh Timur - Meski terus- menerus telah dipublikasi oleh media, tapi tampaknya belum semua lapisan dapat memahami, kali ini kembali ditemui lokasi tumpukan Sampah, di khawatir akan membawa dampak buruk untuk kesehatan warga sekitar, terutama warga petani yang setiap harinya melintasi jalan areal lokasi tumpukan sampah yang terletak di desa Peulalu, kecamatan simpang ulim. Kabupaten Aceh Timur. Kamis (10/1/2019)

Salah seorang warga kecamatan simpang ulim, berinisial WN kepada media Kabarnasional.net melalui Via WhatsApp Menjelaskan, "terkait dengan aktifitas penumpukan sampah pada desa Peulalu itu dilakukan oleh petugas kebersihan, kec simpang ulim setempat, dengan cara menggunakan truck operasional milik pemerintah itu sudah berlangsung lama kurang lebih sudah 10 tahun lamanya,"ujarnya.

"Sampah dan limbah seperti sisa makanan, plastik, rokok, dan kertas, sebaiknya dibuang di tempat sampah. Sebab, jika tidak, sampah- sampah akan menumpuk sehingga busuk dan menyebarkan bau tak sedap. tumpukan sampah yang membusuk juga bisa mengundang lalat yang akan membawa dampak buruk untuk kesehatan tubuh,"jelasnya.

Lanjutnya, "Apa lagi ada sampah sisa makanan, biasanya akan membusuk dan menjadi tempat berkembang biak yang ideal untuk kuman. Jika lalat, kecoa, atau tikus menyentuh sampah-sampah dan secara tidak sengaja tangan manusia juga ikut bersentuhan.

hal itu menjadi salah satu cara penularan kuman-kuman dari sampah ke orang lainnya. Bayangkan jika lalat atau kecoa yang baru saja bertengger di atas tumpukan sampah kemudian hinggap di atas makanan Anda. Jelas makanan Anda terkontaminasi oleh kuman. Mengonsumsinya akan membuat Anda terserang berbagai penyakit.

Hingga berita ini diterbitkan kepala dinas lingkungan hidup (LH) belum memberikan klarifikasi dan keterangan resmi terhadap kejadian ini. (Rils)
Share:

Polres Aceh Utara Gelar Konferensi Pers DPO Narkoba Dan Penangkapan 4 pria Di Cot Girek


Doc Photo: konferensi Pers Polres Aceh Utara


Kabarnasional.net, Aceh Utara - Sat Narkoba Polres Aceh Utara menggelar Konferensi Pers terkait Penggerebekan DPO Narkoba dan Penangkapan 4 (Empat) Pria di desa Alue Drien dan Desa Lhok Merbo Kecamatan Cot Girek, pada Selasa lalu (08/01/2019), di Aula Tri Brata Mapolres Aceh Utara, Kamis (10/01/2019 ).


Konferensi pers yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Aceh Utara Kompol Edwin Aldro yang juga di dampingi oleh Kabag Ops AKP Iswahyudi , Kasat Narkoba AKP Ildani Ilyas dan Juga Kasubag Humas polres Aceh Utara AKP M Jafaruddin S.

Wakapolres Aceh Utara Kompol Edwin Aldro, menjelaskan "Hal ini berawal dengan adanya DPO (Daftar Pencarian Orang ), polres Aceh Utara menangkap tersangka dalam kasus narkoba dengan berinisial M alias R. Kemudian kita melakukan penyelidikan dan memperoleh informasi tentang keberadaan DPO tersebut.

"Dengan segera kita membentuk tim Gabungan yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops, beserta Kasat Narkoba dan personil operasional,"Terang Wakapolres Aceh Utara Kompol Edwin Aldro.


"Lalu kita bergerak ke TKP pertama yang bertempat di desa Lhok Merbo untuk mencari keberadaan DPO dan ternyata tidak ada disitu , lalu kita menemukan Narkoba sebanyak 26 sabu siap edar seberat 16,51 gram dan sepucuk senjata api jenis FN rakitan satu megazin berikut 7 butir amunisinya, lalu kita melakukan penyisiran ke TKP ke dua yaitu di desa Alue Drien. Nah saat kita melakukan penyisiran tersebut kita mengamankan ke empat tersangka yang ada dibelakang,"katanya Wakapolres.

Dirinya menambahkan, "bahwa ke 4 (empat) tersangka ini masih kita lakukan pengembangan, dan berdasarkan keterangan yang kita dapatkan ke 4 (empat) tersangka tersebut ada kaitannya dengan DPO kita,"Tambahnya.

"Dan kami juga menghimbau kepada saudara M alias R untuk segera menyerahkan diri untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,"tutup Wakapolres Aceh Utara. (Red)
Share:

Polwan Polda Lampung Berikan Bantuan Kepada Korban Stunami Lampung Selatan

 Doc photo: Polwan Lampung  

Kabarnasional.net, Lampung-  Polwan Polda Lampung memberikan bantuan peralatan rumah tangga kepada korban bencana tsunami Lampung Selatan, pada Kamis (10/01/3019) pukul 11.00 WIB di Desa Way Muli, Kalianda, Lampung Selatan.


Menurut Wakil Pakor Polwan Polda Lampung AKBP Isti Rahayu, M Psi kepada media kabarnasional.net menjelaskan, "jajaran Polwan Polda Lampung memberikan bantuan perlengkapan alat rumah tangga kepada pengungsi di tenda- tenda pengungsian sambil menghimbau kepada masyarakat untuk menciptakan situasi yang kondusif menjelang pemilu 2019.

"Adapun bantuan yang diberikan berupa peralatan rumah tangga sebanyak 50 paket,  terdiri dari tabung gas elpiji 3 kg, kompor gas, selang dan isinya sebanyak 50 unit, dandang, panci, wajan, sutil untuk menggoreng, baskom 3 susun, ember, gayung, keranjang, sampah, teko minum, sapu, serokan sampah dan makanan ringan untuk anak-anak,"jelasnya.

Bantuan ini merupakan hasil donasi seluruh Polwan Polda Lampung sejajaran, Dibawah binaan Karo SDM Polda Lampung dan senior Polwan Polda Lampung Kombes Sulistiyaningsih. (Red)
Share:

YARA Lapor Dugaan Penyimpangan Dana Gampong Genteng Timur ke Polres Pidie


Kabarnasional.net, Sigli-  Kepala Perwakilan Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Kabupaten Pidie, Junaidi, melaporkan terhadap dugaan penyalahgunaan dana desa di Gampong Geunteng Timur, Kecamatan Batee, Kabupaten Pidie. Kamis (10/1/2019)

Dugaan penyalahgunaan tersebut, berupa pekerjaan kegiatan pembangunan/pemeliharaan tanggul penahan tanah sejumlah Rp. 155.477.000,- yang di anggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG) tahun 2017 namun tidak di kerjakan, tetapi dalam Laporan Pertanggung Jawaban APBG tahun 2017 di sebutkan bahwa anggaran terpakai sebesar Rp. 138.107.000,- dan sisanya di anngarkan ke APBG tahun 2018 sebesar Rp. 17.370.000,- dengan nomenklatur yang sama.

"Saat adanya laporan masyarakat tentang permasalahan ini, Kepala Perwakilan Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Kabupaten Pidie, Junaidi, telah menyampaikan kepada Muspika dan Forum Keuchik Batee, agar masalah yang terjadi di Gampong Genteng dapat segera di selesaikan dengan baik agar tidak terjadi kerugian uang negara, namun tidak mendapat informasi bahwa Keuchik mengabaikan akan upaya penyelesaian tersebut hingga masuk tahun 2019," kata Junaidi kepada media Kabarnasional.net

"Kami telah mendorong upaya penyelesaian internal, termasuk menyampaikan ke Muspika Batee dan Forum Keuchik Batee, namun sampai saat ini tidak ada upaya penyelesaian kegiatan yang merugikan keuangan negara, oleh karena itu kami melaporkan ke Aparat Penegak Hukum agar di selesaikan secara hukum" tegas Junaidi.

Temuan ini berawal dari pengaduan dari masyarakat dan perangkat Tuha Peut Gampong Genteng Timur ke Perwakilan YARA Pidie pada pertengahan 2018, setelah menerima pengaduan tersebut Tim Investigasi YARA melakukan pengecekan ke Lapangan dan dokumen LPJ APBG tahun 2017, dari itu di temukanlah penggunaan dana desa yang di duga fiktif karena tidak ada fisik bangunan sebagaimana penggunaan keuangan yang di laporkan dalam LPJ APBG 2017.

"Dalam LPJ kami menemukan penggunaan untuk pembangunan /pemeliharaan tanggul penahan tanah untuk honor panitia sebesar Rp. 4.664.000,-, Upah Kerja Pembangunan Talud Rp. 23.070.000,-, Biaya Oprasional dan Pelaporan TPK Rp. 3.110.000,-, Biaya Oprasional Pengawasan Rp. 3.110.000,-, Belanja Modal dan Bahan material pembangunan Talud (material alam) Rp. 68.340.000,- (semen) Rp. 29.585.000,- (kayu) Rp. 2.850.000,- (cerucuk) Rp 1.200.000,- (material Pabrikan) Rp 852.000,-, Belanja Modal Peralatan Talud Rp. 1.326.000,-. Semua item fisik yang di belanjakan tersebut tidak ada di lokasi, saat melihat ke lokasi kami hanya menemukan beberapa tumpukan batu dan pasir di beberapa titik saja" tegas Junaidi yang di dampingi Yudhistira Maulana, SH (Direktur Hukum dan HAM) YARA, Shemy dan Nanda (Paralegal).

Dalam laporannya, Junaidi, menyerahkan salinan LPJ tentang penggunaan dana pembangunan tanggul penahan air laut (talut), salinan APBG Gampong Genteng Timur tahun 2017 dan 2018.

Laporan di terima oleh Bripka Edi Gunawan,SH selaku Kanit Lidik/Pidkor dengan Berita Acara serah terima data/dokumen tanggal 10/1/2019. (Red)
Share:

Turnamen Bulu tangkis Toddopuli Cup Rem 141 Se -Indonesia Timur memasuki Laga puncak


Kabarnasional.net, BONE-  Open turnamen bulutangkis Toddopuli Cup Rem 141 se-Indonesia Timur sudah memasuki laga puncak Final yang di selenggarakan pada tanggal 04-07 Januari 2019 Di GOR Matanna Tikka kompleks Stadion Lapatau Kel.Macanang Kec.Tanete Riattang Barat Kab. Bone, Selasa (08/01/2019).

Antusiasme warga masyarakat Kabupaten Bone dan luar kabupaten Bone untuk menonton pertandingan tersebut sangat tinggi dan meningkat dibanding hari sebelumnya. Terlihat di tribun penonton sangat penuh bahkan ada yang harus berdiri untuk tetap bisa menyaksikan turnamen yang berhadiah total 100 juta rupiah tersebut

Dengan hadirnya Mantan juara dunia ganda campuran nasional yang ikut memeriahkan turnamen ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Bone. Selain itu ada alasan lain masyarakat hadir menonton langsung ke GOR Matanna Tikka kompleks Stadion Lapatau ini, adalah kehadiran yang sudah lama tidak muncul Trikus Harjanto pada turnamen bulutangkis.

Pada Open turnamen bulutangkis Toddopuli Cup Rem 141 ini Trikus Harjanto kembali hadir untuk berunjuk aksi dengan pemain-pemain lain. Terlebih, turnamen yang diselenggarakan di Bone ini Pertama kali se-Indonesia Timur untuk bisa menonton langsung turnamen ini penonton tidak harus membeli tiket masuk, dikarenakan pihak panitia tidak memberlakukan tiket masuk untuk bisa masuk ke Gor Matanna Tikka tersebut.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Kasi Ter Rem 141/Tp. Letkol Inf Awal Awaludin, Para Wasit serta para pemain dan penonton. (Red)
Share:

Masrifa Lapor Balik Martini Anggota DPR Aceh ke Polisi

Doc Photo: Masrifa bersama kuasa hukum


Kabarnasional.net, Aceh Timur- Muhammad Zubir dan Indra Kusmeran dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Aceh Timur, menjadi kuasa hukum Masrifa, membantah bahwa kliennya telah menyerang Martini, anggota DPRA dari Partai Aceh (PA) secara sepihak. Menurutnya, yang terjadi justru terjadi perkelahian di antara Masrifa dan Martini, saat di depan Rutan Kota Idi beberapa waktu lalu.

Itu disampaikan Muhammad Zubir dan Indra Kusmeran kepada sejumlah wartawan saat konferensi pers yang digelar pada salah satu kafe di Kota Idi Rayeuk,Senin sore (7/1/2019).

"Itu bukan penganiayaan murni, tetapi saling serang atau berantem, dalam kasus ini duel. Penyebabnya sudah lama terkait masalah keluarga, sebelumnya pernah didamaikan. Saudari Martini pernah dekat dengan suami ibu Ryfa sehingga gejolak, namun pernah dibuat perdamaian oleh pihak Desa Uteun Dama Kecamatan Peureulak," kata Muhammad Zubir kepada wartawan. 

Lebih lanjut Zubir mengatakan.Sebenarnya perselisihan tersebut sudah damai di bulan Agustus 2018 lalu, juga ada surat perjanjian yang telah dibuat. Namun dianggap butir-butir pelanggaran yang telah disepakati tersebut ada yang telah dilanggar.

"Pelanggarannya adalah tidak lagi berjumpa dengan suami saya, karena melanggar perjanjian dan ia tidak datang menandatangani surat tersebut sehingga saya curiga kenapa dia tidak mau tanda tanganinya pada bulan Agustus 2018 lalu. Jadi pada malam kejadian, mobilnya itu berhenti di depan mie Barcelona. Saya melihat beriringan dengan mobil suami saya. Saya memantau suami saya masuk ke halaman LP. Kalau memang mengurus surat kenapa tidak ada satupun yang keluar dari mobil. Saat itu suami saya mamegang pintu mobil, di situ saya pegang suami saya dan saya tanya abang mau kemana,"kata Masrifa yang didampingi kuasa hukumnya.

Ia menambahkan, "saat ia kelilingi mobil dan menyuruh membukakan kaca tidak ada yang mau melakukan sehingga kecurigaannya semakin besar. "Saya tanya siapa di dalam, saat itu kelihatan ada Martini di belakang. Kemudian Martini keluar mobil dan dia nyerang saya dan saya membalas kemudian kami berantem. Jadi, bukan melakukan penganiayaan sepihak," sebut Masrifa.

Sementara itu kuasa hukumnya Masrifa juga mengatakan,"Persoalan tersebut juga telah dilaporkan ke Polres Aceh Timur, dan telah diterima oleh penyidik Polres Aceh Timur dengan Nomor: BL/03/1/2019/SPKT, tertanggal 7 Januari 2019. "Karena Martini sudah duluan buat laporan kepada klien kami, maka hari ini kami lapor balik ke polisi. Namun kami juga akan membuka ruang bila permasalahan ini ditempuh upaya damai secara kekeluargaan," ujar Muhammad Zubir. (Red)
Share:

Categories

Ordered List

  1. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  2. Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  3. Vestibulum auctor dapibus neque.

Sample Text

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Definition List

Definition list
Consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.
Lorem ipsum dolor sit amet
Consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.

Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.

Pages