Photo: Penyerahan Bantuan Oleh LPPM IPB
Kabarnasional.net. Bogor- Musibah Tsunami yang terjadi di Selat Sunda (22/12/2018) telah menggugah hati Rektor Institut Pertanian Bogor. Sebagai Lembaga Perguruan Tinggi Indonesia, IPB melalui Lembaga PSM LPPM berkontribusi secara langsung dalam proses penanganan korban jiwa musibah Tsunami yang menerjang Pesisir Banten dan Lampung.
Dampak dari musibah Tsunami Selat Sunda tidak hanya pada korban jiwa, namun juga melumpuhkan berbagai aktivitas ekonomi masyarakat disepanjang kawasan pesisir Lampung dan Banten.
Selain sebagai pusat kawasan wisata, disepanjang pesisir Banten dan Lampung juga terdapat aktivitas ekonomi lain yang turut terdampak pada sektor perikanan kelautan, pertanian, dan kelautan, dan perkebunan.
Memperhatikan luasnya dampak dan resiko yang ditimbulkan dari kejadian tersebut, Rektor IPB Dr Arif Satria S.Pi, M.Si menurunkan Tim Aksi Sigap (TAS) bencana kelapangan sebagai tim pendahulu yang dikoordinasikan dilapangan oleh Pusat Studi Bencana LPPM IPB. Dr Yonvitner, Kepala Pusat Studi Bencana LPPM IPB, yang menjadi pelaksana kegiatan, dalam kesempatan ini mengirimkan tim yang di pimpin Surya Genta Akmal S.Pi dengan tugas.
Melakukan koordinasi dengan posko HA-IPB Banten di Labuan dalam berbagai hal.
Melakukan koordinasi dengan posko HA-IPB Banten di Labuan dalam berbagai hal.
Melakukan pengiriman dan pemberian bantuan kepada korban bencana di posko bencana yang ada di Kecamatan Sumur, Panimbang, Carita dan Anyer. Melakukan pengumpulan data dan dokumentasi lokasi-lokasi yang terdampak bencana Tsunami selat sunda.
Dalam kesempatan ini Rektor IPB berpesan bahwa IPB secara akan Institusi akan turun kelapangan secara bertahap dalam mendampingi Provinsi Banten dalam proses penanggulanngan Bencana.
"Pada tahap emergency respon ini IPB membantu dalam penyaluran bantuan kepada pengungsi yang ada di posko- posko pengungsi yang ada disekitar kawasan tersebut"
Beliau juga menambahkan kedepan akan dilakukan pemantapan untuk mempersiapkan proses Tanggap Darurat dan Rehabilitasi jangka panjang" ujar Rektor IPB.
Lebih jauh Rektor IPB mengingatkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud tanggung jawab IPB terhadap masyarakat dalam pengabdian pada masyarakat dan pendampingan.
Provinsi Banten serta Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang dan dan Kabupaten Labuan merupakan daerah yang memiliki keterkaitan dan kerjasama dengan IPB dalam pengembangan pertanian, perikanan kelautan dan pengembangan kapasitas masyarakat selain keberadaan IPB yang memang sangat dekat dengan lokasi bencana.
Kepala LPPM IPB, Dr Aji Hermawan akan mengkoordinasikan dan mempersiapkan berbagai keperluan untuk proses evakuasi korban bencana Stunami yang menerjang pesisir Banten.
Kehadiran IPB tidak hanya sebatas sebagai tim yang bergerak saat bencana terjadi, tetapi juga saat proses pemulihan pasca bencana.(Red)***













No comments:
Post a Comment